pelayanan

Tuhan Memercayakan Pelayanan Kepada Kita

Keluaran 32:7-14. Mazmur 51:1-10. 1Timotius 1:12-17. Lukas 15:1-10

Belum ada komentar 184 Views

Lihatlah sekelilingmu pandanglah ke ladang-ladang, adalah sebuah penggalan bait di Kidung Jemaat 428. Sikap melihat sekeliling dengan kepekaan semakin jarang kita jumpai. Kagum sesaat, tertegun sejenak, mungkin juga terkejut atau marah adalah ekspresi yang mungkin kita alami pada saat kita melihat sekeliling. Lalu setelah itu apakah yang kita lakukan? Meneruskan perjalanan atau terlibat lebih dalam? Pilihan mudah adalah meneruskan perjalanan, kembali tenggelam dalam kepentingan dan tujuan yang hendak saya capai. Pilihan kedua yaitu terlibat lebih dalam menuntut pengorbanan, ketekunan, kerelaan dan kerendahan hati, dan itu adalah pilihan sulit.

Halangan terbesar lainnya untuk dapat terlibat lebih jauh adalah perasaan kecil, tidak bisa apa-apa dan tidak layak. Perasaan itu membuat kita tidak berdaya untuk berbuat sesuatu dalam konteks di sekeli-ling kita. Akhirnya kita pun memilih untuk terus melanjutkan perjalanan sambil menyimpan apa yang kita lihat dalam benak, yang sesaat kemudian terlupakan.

Di lain sisi, Allah mengutus sekaligus memercayakan kita untuk melakukan sesuatu di sekeliling kita. Kehadiran kita di konteks tertentu memuat tugas panggilan khusus dari Allah sebab Allah ingin kehadiran kita, baik secara personal dan komunitas, menjadi bermakna bagi sekeliling. Tugas ini tidak menuntut kehebatan tetapi kemurahan hati. Tugas ini tidak menuntut kesempurnaan tetapi kemauan untuk berbela rasa. Paulus mendata kelemahannya (ayat 13) tetapi kelemahan itu tidak menghalangi kepercayaan yang Allah berikan kepadanya. Paulus mempergunakan kesempatan itu untuk hadir menjadi berkat di sekelilingnya sebagai persembahan cintanya kepada Allah. Ia merasa yang paling berdosa dan di titik yang sama Ia merasakan cinta Allah yang besar, memercayainya dan memberkatinya. Mari lihat sekeliling kita, bergerak dan bertindaklah sekarang untuk berbuat sesuatu dalam pertolongan Allah. Membangun pelayanan, menciptakan persekutuan, menghadirkan kebaikan sebab Tuhan memercayakan pelayanan ini kepada kita.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...