TUHAN, Alpha dan Omega

Wahyu 1:9-18

1 Komentar 119 Views

“Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, (Why. 1:17b)

Tuhan adalah Alpha dan Omega. Alpha merupakan huruf pertama dari alfabet Yunani, dan omega merupakan huruf terakhir. Penekanan bahwa Tuhan adalah yang awal dan yang akhir adalah sebuah penekanan mengenai eksistensi Tuhan, yang sudah ada sejak sebelum segala sesuatu ada dan Tuhan tetap ada bahkan di masa yang akan datang, sampai pada akhirnya segala sesuatu itu berakhir. Tuhan menjadi sosok yang kekal dan ada terus dari sejak segala sesuatu belum ada, ada dan kemudian tiada, namun Tuhan tetap ada. Tuhan ada di awal dan akan tetap ada di akhir.

Jika kita menilik kehidupan kita, ada banyak perubahan- perubahan yang mungkin kita alami sejak kita lahir sampai sekarang. Apalagi jika kita meletakkan dunia pada kerangka sejak zaman dahulu kala sampai sekarang. Dunia berubah sedemikian drastis. Ada banyak hal yang berubah. Kita juga mengalami banyak perubahan-perubahan dalam kehidupan kita, tidak ada yang abadi. Kota di mana kita tinggal berubah wajah, tidak sama. Sulit sekali mencari sesuatu yang tetap ada dan sama sejak dulu sampai sekarang.

Tuhan yang kita imani adalah Tuhan yang sama, Tuhan yang ada, Tuhan yang tidak berubah, sejak dulu sebelum semua ada sampai nanti saat segala sesuatu berakhir. Tuhan yang kita imani ini adalah Alpha dan Omega, yang awal dan yang akhir. Karena itu jangan takut menghadapi macam-macam perubahan bahkan ketidakpastian. Tuhan adalah awal dan akhir. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Segala sesuatu berubah namun Tuhan, sang Alpha dan Omega, tetap ada dan tidak berubah.

Ayat Pendukung: Kel. 24:15-18; Mzm. 47; Why. 1:9-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. john. sersermudy

    AMEN …
    Saya sangat diberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...