Diam: Tanda Ketidakpedulian!

Yesaya 42:14-21

Belum ada komentar 89 Views

Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20)

Diam itu emas? Broery Marantika pernah melantunkan syair tersebut dalam lagunya. Namun, diam tidak selalu bernilai, apalagi dalam situasi ketidakadilan. Berdiam diri dalam situasi sosial yang tidak baik-baik saja adalah tanda ketidakpedulian. Silent majority justru akan membuat ketidakbenaran dan ketidakadilan semakin menjadi-jadi.

Dalam sejarah Israel, silent majority dipandang sebagai kejahatan kolektif. Yesaya dengan tajam mengkritik sikap demikian. Israel disebut buta dan tuli. Secara jasmaniah, mereka memang memiliki mata dan telinga. Namun, sayangnya, seperti kata Yesaya, banyak yang mereka lihat, tetapi tidak mereka perhatikan. Mereka memasang telinga, tetapi tidak mendengarkan. Hal inilah yang membuat mereka berdiam diri dalam situasi ketidakadilan. Masing-masing orang hanya berpikir untuk kepentingannya sendiri. Padahal, Tuhan tidak menyukai ritual tanpa keadilan sosial. Tuhan menyukai ibadah sejati, yakni kepedulian dan keadilan.

Gereja dan orang percaya tidak boleh terlibat dalam kejahatan kolektif yang mendiamkan ketidakbenaran dan ketidakadilan. Diam dalam situasi demikian berarti hidup dalam ketidakpedulian. Allah tidak menyukai sikap seperti itu. Bersikap peduli terhadap sesama demi keadilan adalah tanggung jawab iman kepada Allah yang berkenan pada kebenaran dan keadilan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Orang beriman dikenal karena kepeduliannya, sedangkan pecundang memilih diam dalam situasi ketidakadilan.

Ayat Pendukung: Yes. 42:14-21; Mzm. 146; Kol. 1:9-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hati Yang Menyembah
    Matius 15:1-9
    “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku.” (Matius 15:8) Ada sebuah perumpamaan yang berbunyi, “Gajah...
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...