BUKTI IMAN

Matius 9:27-34

Belum ada komentar 91 Views

Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29)

Apakah iman membutuhkan bukti? Tentu! Tanpa bukti, iman hanya menjadi angan-angan. Namun, bagaimana cara membuktikan iman? Lakukanlah apa yang diimani, dan imani apa yang dilakukan. Di situlah iman menjadi hidup, dan memberikan bukti. Hasilnya tidak selalu langsung terlihat oleh mata, tetapi dampaknya akan terasa!

Injil Matius menghadirkan contoh nyata. Dua orang buta datang kepada Yesus. Mereka hanya mendengar tentang pengajaran dan karya-karya-Nya. Namun, mereka percaya bahwa Yesus dapat menyembuhkan mereka. Iman itulah yang membawa mereka datang kepada-Nya. Mereka meminta supaya Yesus memulihkan penglihatan mereka. Yesus tidak langsung mencelikkan mata mereka, melainkan terlebih dahulu bertanya untuk meminta konfirmasi, “Percayakah kamu bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab dengan tegas, “Ya, Tuhan.” Maka, yang diimani itu pun terjadi. Mata yang tertutup pun menjadi terbuka. Setelah itu, mereka pergi dan bersaksi tentang Yesus.

Sahabat, hidup kita harus menjadi bukti iman. Ketika banyak orang meminta bukti dari apa yang kita imani, maka saat itulah kita harus mendedikasikan hidup kita kepada Kristus. Kita telah mengalami bagaimana Kristus memelihara serta mencukupkan segala kebutuhan kita. Maka, sudah semestinya kita tidak lagi meminta tanda, melainkan menjadikan hidup kita sendiri sebagai bukti. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Tak kurang kasih Allah yang kita alami di dalam Kristus. Karena itu, sudah seharusnya hidup kita menjadi bukti dari iman yang hidup.

Ayat Pendukung: Yes. 60:17-22; Mzm. 146; Mat. 9:27-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...