Kasih Karunia Yang Menobatkan

Yehezkiel 33:10-16

Belum ada komentar 77 Views

Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan orang fasik itu.. supaya ia hidup. (Yehezkiel 33:11a)

Bertobat berarti berbalik dari jalan yang salah dan hidup di jalan yang benar. Bertobat juga berarti berbalik dari hidup yang membelakangi Tuhan untuk kemudian hidup dengan jujur di hadapan-Nya. Jika sebelumnya seseorang memiliki kebiasaan manipulatif dan hidup dalam kebohongan, maka bertobat berarti mau hidup di jalan yang lurus.

TUHAN menghendaki pertobatan umat-Nya. Nabi Yehezkiel menyampaikan pesan tersebut kepada umat Israel. Allah tidak menghendaki kematian orang fasik, melainkan pertobatan mereka. Pesan ini disampaikan Yehezkiel untuk mengingatkan bahwa hidup adalah anugerah. Sebab, sebaik apa pun manusia, ia tetap dapat berbuat salah. Sebaliknya, sejahat apa pun manusia, ia pun masih dapat melakukan kebaikan. Bukan karena kebaikan seseorang lalu ia diselamatkan, dan bukan pula karena kejahatan lalu ia ditimpa kemalangan. Namun, Allah menghendaki perubahan. Allah mau mereka bertobat dan hidup. Karena itu, mereka harus terbuka untuk belajar dari pengalaman dan terbuka untuk menerima kasih karunia-Nya.

Sahabat, kasih karunia Tuhan membawa kita kepada kehidupan yang baru, sehingga kita memiliki keberanian untuk hidup jujur dan mau berjalan lurus. Jangan terpaku pada besar kecilnya dosa, tetapi sandarkanlah hidup pada kekuatan kasih karunia Tuhan. Sejauh apa pun kita telah pergi, cinta-Nya selalu mampu membawa kita kembali. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Di dalam Tuhan selalu ada jalan pulang, sebab Dia selalu mendambakan kita untuk hidup bersama dan di dalam Dia.

Ayat Pendukung: Yeh. 33:10-16; Mzm. 130; Why. 11:15-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...