Tidak Merasa Puas

Kisah Para Rasul 6:1-7

Belum ada komentar 18 Views

“Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan firman Allah untuk melayani meja.” (Kis. 6:2)

Suatu institusi atau perusahaan perlu memiliki tim kreatif untuk memajukan prestasi. Tim ini melakukan penelitian dan pertimbangan secara aktif dan kreatif tentang konteks di dalam dan di luar institusi tersebut. Tim ini bekerja berdasarkan sikap tidak merasa puas terhadap produk yang sudah dihasilkan sehingga institusi atau perusahaan dapat melakukan komparasi, evaluasi serta transformasi untuk kebaikan yang lebih tinggi.

Dua belas rasul Kristus tahu bahwa ada perselisihan antara orang-orang Yahudi berbahasa Yunani dan orang-orang Yahudi berbahasa Ibrani. Orang Yahudi berbahasa Yunani mempermasalahkan pengabaian terhadap janda-janda mereka dalam pelayanan sehari-hari. Mereka protes karena hal itu menunjukkan sikap diskriminatif terhadap mereka. Rasul-rasul pun menyatakan bahwa mereka merasa tidak puas karena telah melalaikan firman Allah. Lalu, mereka memilih tujuh orang pelayan meja untuk tugas pembagian makanan dalam pelayanan sehari- hari. Karena sikap tidak merasa puas terhadap praktik firman Tuhan, rasul-rasul Kristus melakukan hal yang aktif dan kreatif. Perubahan dan pembaruan pun terjadi demi kemuliaan Allah.

Tidak merasa puas terhadap kebaikan merupakan sikap mendasar yang perlu dimiliki oleh murid Kristus. Dengan sikap ini, kita akan terus berjuang melakukan introspeksi diri, bertobat dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan merasa tidak puas, kita terus berproses untuk hidup sesuai dengan firman Allah. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Roh Kudus, bekerjalah terus di dalam kami agar kami selalu menyadari diri, bertobat, dan hidup baru demi Injil Kristus. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 36; Kej. 43:1-15; Kis. 6:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...
  • Meruntuhkan Tembok
    Amsal 8:32-9:6
    “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur, buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”...