Jangan Kesampingkan Perintah Allah

Markus 7:1-13

Belum ada komentar 125 Views

Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus 7:9)

Seorang bapak rajin menulis status rohani di media sosial. Tiap pagi ia menulis ayat Alkitab dan kalimat motivasi. Namun ternyata ia bersikap kasar pada keluarganya dan tak pernah meminta maaf. Orang-orang memuji kesalehannya secara online, tapi orang terdekat merasakan kekosongan kasih. Inilah realitas saat ini: banyak orang tampil saleh di luar, tetapi kosong di dalam.

Markus 7:1-13 mencatat teguran Yesus terhadap orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka mempersoalkan kebiasaan kecil yang dilanggar murid-murid seperti tidak melakukan tradisi cuci tangan. Namun, mereka sendiri justru melanggar hukum Tuhan demi mempertahankan tradisi buatan manusia. Yesus menegur mereka yang pandai menyusun aturan, tetapi menyingkirkan inti kehendak Allah. Yesus menyatakan bahwa hati mereka jauh dari Tuhan meskipun bibir mereka memuliakan Dia. Kesalehan luar menjadi topeng untuk menutupi ketidaktaatan. Yesus tidak menolak tradisi, tetapi mengkritik ketika tradisi menggantikan kebenaran. Sesungguhnya iman sejati bukan soal tampilan tetapi soal ketaatan yang lahir dari hati yang mengasihi Allah. Perintah Tuhan harus selalu lebih utama dari semua bentuk aturan tambahan.

Tuhan menginginkan kita melakukan perintah Allah lebih dari sekadar rutinitas. Dia rindu hati yang taat dan hidup yang mencerminkan kasih-Nya. Yesus memanggil kita kembali kepada inti iman yaitu kebenaran, kasih, dan ketaatan sejati. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, ajar kami taat pada firman-Mu, bukan sekadar tradisi. Bersihkan hati kami agar hidup kami berkenan bagi-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 6:28-7:13; Mzm. 100; Mrk. 7:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...