Bukan Basa-Basi

Matius 21:23-32

Belum ada komentar 9 Views

Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. (Matius 21:31b)

Bangsa kita dikenal sebagai bangsa yang ramah. Tentu saja ini merupakan hal yang positif. Namun, kita juga perlu mencermati bahwa bentuk negatif dari keramahan adalah basa-basi. Kita sering menanyakan kabar hanya sebagai basa-basi, bukan sungguh-sungguh ingin mengetahui keadaan. Kita juga memuji, tetapi ternyata tidak dilandasi ketulusan, melainkan sekadar basa-basi.

Yesus menceritakan perumpamaan tentang dua orang anak yang diminta ayah mereka untuk bekerja di kebun anggur. Anak pertama menolak, tetapi kemudian ia menyesal dan pergi. Anak kedua mengatakan “ya”, tetapi ternyata ia tidak pergi. Mungkin saja anak kedua itu sekadar menjawab sebagai basa-basi agar terlihat baik. Anak pertama merepresentasikan pelacur dan pemungut cukai yang berdosa, tetapi kemudian menyesal dan percaya. Anak kedua melambangkan mereka yang tidak sungguh-sungguh menyesal, bahkan tetap tidak percaya.

Hanya kita dan Tuhan yang mengetahui kadar ketulusan dalam diri kita. Hanya kita yang tahu apakah penyesalan yang kita ucapkan dalam doa hanyalah sekadar basa-basi atau sungguh-sungguh merupakan penyesalan atas kesalahan kita. Kita juga yang paling tahu apakah perkataan kita dalam relasi dengan sesama dilandasi ketulusan atau hanya basa-basi. Marilah, kita belajar untuk tidak terjebak dalam keramahan yang tidak tulus atau berkata sekadar karena tidak enak hati. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Belajarlah menjadi orang yang tulus dan bersungguh-sungguh dengan setiap kata yang keluar dari mulut kita.

Ayat Pendukung: Yeh. 18:1-4, 25-32; Mzm. 25:1-9; Flp. 2:1-13; Mat. 21:23-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...