Berkatalah Benar, Jangan Takut

Markus 11:27-33

Belum ada komentar 38 Views

Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi. (Markus 11:32)

Lagu I Have Decided to Follow Jesus bercerita tentang iman seorang bernama Nokseng yang tinggal di Assam, India. Keluarga Nokseng adalah keluarga pertama yang menerima Yesus. Hal ini mendorong keluarga-keluarga lain untuk memutuskan menjadi orang Kristen. Kejadian ini menimbulkan kemarahan kepala suku. Ia memanggil seluruh warga untuk berkumpul. Di sana, ia mengancam Nokseng dan keluarganya serta memaksa mereka untuk berhenti menjadi Kristen. Namun, Nokseng tidak takut. Dengan lantang, ia berkata, “I have decided to follow Jesus.” la sudah memutuskan untuk mengikut Yesus. la tetap teguh dan tidak gentar. Segala konsekuensi dihadapinya, sekalipun ia harus mati karena imannya.

Imam-imam kepala, ahli Taurat, dan tua-tua bertanya kepada Yesus tentang diri-Nya dan tentang Yohanes Pembaptis. Namun, Yesus justru berbalik bertanya kepada mereka mengenai identitas Yohanes Pembaptis. Mereka tidak berani menjawab karena takut kepada orang banyak.

Saat kita membiarkan diri dikuasai ketakutan, kita tidak akan mampu mengungkapkan kebenaran. Kita harus belajar berani mengatakan apa yang benar. Kita tidak boleh terjebak pada sikap takut terhadap orang lain, keinginan untuk selalu diterima, atau ketakutan kehilangan sesuatu dalam diri kita. Mari terus belajar menjadi pribadi yang berani, apa pun risikonya. Belajarlah untuk menyuarakan kebenaran dengan pimpinan Roh Kudus. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Janganlah takut mengatakan hal yang benar, apa pun risikonya.

Ayat Pendukung: Bil. 20:1-13; Mzm. 78:1-4, 12-16; Kis. 13:32-41
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...