Siapa Kita Menentukan Pilihan Kita

Siapa Kita Menentukan Pilihan Kita

Belum ada komentar 27 Views

Biasanya orang berkata: “Siapa kita ditentukan oleh pilihan kita”. Saya bisa memahami ungkapan ini. Sebuah pilihan memang akan mempengaruhi masa depan kita. Tetapi dalam hal memilih, sebaiknya kita berkata: “Siapa kita menentukan pilihan kita”. Yosua membandingkan umat Israel dengan para leluhur Israel. Nenek moyang Israel punya pilihan, siapa yang mereka sembah. Umat Israelpun seharusnya punya pilihan, siapa yang mereka sembah. Namun sebelum menentukan pilihan, Yosua mengingatkan bahwa umat punya pengalaman bersama Allah. Jelas kondisi mereka berbeda dengan para leluhur Israel. Karena itu seharusnya umat Israel mempunyai pilihan yang berbeda dengan nenek moyang mereka. Israel harus memilih untuk menyembah Allah.


Dalam perjuangan iman, jelas dibutuhkan senjata. Nah, ada begitu banyak senjata, mana yang harus kita pilih? Tentu berangkat dari siapa kita terlebih dahulu. Dalam hal ini, Paulus menawarkan sebuah pilihan ‘senjata rohani’ sesuai dengan jati diri umat Efesus sebagai anak-anak Allah.


Yang paling menarik adalah Kristus. Dalam Dia kita sudah melihat Allah yang memilih ‘kemanusiaan’ yaitu darah dan daging. Dari sini kita bisa melihat siapa Allah yang kita sembah. Allah yang berpihak pada kemanusiaan. Lalu bagaimana sikap kita sebagai pengikutNya. Jelas kita juga harus bersatu dalam pilihan Allah itu, bersatu dalam ‘darah dan dagingNya’, berpihak pada kemanusiaan.


Ya…kenalilah jati diri anda. Siapa anda dan tentukan pilihan dalam hidup anda!



Rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...
  • Beroleh Kasih Karunia Allah
    Beroleh Kasih Karunia Allah
    Lukas 1:30
    ”Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah” (Luk. 1:30). Demikian ujar malaikat saat menjumpai...