Kesetiaan yang Tidak Spektakuler

Matius 10:40- 42

Belum ada komentar 28 Views

Matius 10:40-42 menutup khotbah Yesus mengenai pengutusan. Di dalam khotbah-Nya, Yesus berbicara mengenai penganiayaan, penolakan, salib, hingga kehilangan nyawa. Yang mengejutkan, semua penjelasan yang “heboh” itu ditutup dengan tindakan yang tampak kecil dan senyap: “memberi air sejuk secangkir.” Sungguh sebuah tindakan yang sederhana, namun sangat dihargai Yesus. Namun demikian, jangan terkecoh dengan ini. Justru di sini ada dua pelajaran penting yang Yesus ajarkan.

Pertama, ini semua bukan soal apa yang dilakukan (doing) melainkan soal siapa yang melakukan (being). Dalam ayat 40, Yesus berkata bahwa la dapat dijumpai di dalam diri orang-orang yang diutus-Nya, “Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku”. Yesus mengidentifikasi diri-Nya dengan orang-orang yang pergi dalam nama-Nya. Kedua, ungkapan “memberi air sejuk secangkir” mengilustrasikan karya-layan yang sederhana dan kecil, namun tetap dihargai oleh Tuhan. Tidak semua orang menjadi rasul, namun semua orang tetap diundang untuk berkarya bagi Kerajaan Allah. Yesus berjanji, orang-orang yang melakukan kebajikan sekecil apa pun kepada murid-murid Kristus, la “tidak akan kehilangan upahnya.” Allah mengingat dan tidak melupakannya.

Oh, ya, ada satu hal lain yang menarik. Kita terbiasa membaca Matius 25 yang berbicara mengenai penghakiman terakhir. Di situ, memperlakukan salah seorang yang kecil dengan kasih sama seperti memperlakukan Kristus. Di dalam bacaan kita kali ini, salah seorang yang kecil ini adalah murid Kristus, sementara yang memberikan perlakuan baik adalah orang lain. Hal ini mengajarkan kita bahwa Kristus dipermuliakan bukan hanya ketika kita berbuat kebajikan pada sesama yang kecil, namun juga ketika kita yang adalah orang-orang kecil menerima perbuatan baik dari orang lain. Menarik, bukan? (JA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...