Setia Pada TUHAN

Hakim-hakim 2:6-15

Belum ada komentar 95 Views

Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekitar mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN. (Hak. 2:12)

Kitab Hakim-hakim mencatat sejarah kehidupan bangsa Israel dari saat ketika masa pengembaraan di bawah pimpinan Yosua berakhir, hingga munculnya masa kerajaan. Di sepanjang sejarah itu, ada pola yang berulang. Bangsa Israel mengkhianati Tuhan, sehingga Tuhan mengizinkan bangsa-bangsa lain menindas mereka. Lalu bangsa Israel berseru-seru kepada Tuhan, meminta pertolongan dan berjanji akan bertobat. Tuhan tergerak hati- Nya dan membebaskan mereka. Tetapi tak lama kemudian, mereka kembali mengulangi dosanya.

Pertanyaan yang patut kita renungkan, mengapa bangsa Israel berulang kali mengkhianati Tuhan dengan begitu mudahnya? Jawabannya ialah mereka tertarik pada dewa- dewa dan berhala-berhala yang disembah orang-orang yang ada di sekitar mereka. Sebagaimana kata pepatah “rumput di halaman tetangga selalu tampak lebih hijau daripada rumput di halaman sendiri.” Demikianlah yang terjadi pada bangsa Israel. Mereka berulang kali gagal tetap setia kepada Tuhan, karena mereka mudah tergoda dengan apa yang dilakukan tetangga-tetangga mereka.

Jalan keluar dari jeratan lingkaran setan semacam itu adalah belajar untuk tetap setia kepada Tuhan, betapapun menggodanya hal yang ditawarkan oleh dunia. Sama seperti seorang suami/istri harus setia pada pasangannya, meskipun ia bertemu dengan perempuan/laki-laki lain yang tampak lebih menarik, demikian pulalah seharusnya kesetiaan kita kepada Tuhan. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Kesetiaan membutuhkan kedisiplinan tinggi untuk mengatakan tidak pada godaan sekitar, betapapun menggiurkannya godaan tersebut.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:1-6, 13-18; Hak. 2:6-15; 2Kor. 10:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...