Sang Pelindung Bagi Yang Lemah

Yehezkiel 45:1-9

Belum ada komentar 1215 Views

Beginilah firman Tuhan ALLAH: “Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” (Yeh. 45:9)

Pernahkah kita bertanya-tanya: Mengapa Allah begitu tidak berkenan apabila pemimpin bangsa Israel bergaul dengan bangsa lain? Salah satu dampak buruk dari pergaulan para pemimpin Israel dengan bangsa lain di sekitar mereka adalah penindasan terhadap rakyat dan perampasan tanah milik mereka. Dalam tradisi Israel, tanah adalah milik Allah dan tiap-tiap suku umat Allah secara adil diberi hak mengelolanya. Karena itu, dengan alasan apa pun, perampasan tanah rakyat tidaklah diperbolehkan, bahkan oleh raja sekalipun.

Perampasan tanah melanggar hukum Taurat. Namun, beberapa pemimpin terpengaruh oleh peraturan bangsa lain dan melakukan penindasan serta perampasan tanah. Inilah yang menyebabkan penghukuman dari Allah. Setelah pengampunan Allah dinyatakan, Allah menetapkan kembali bagian raja dan bagian untuk Bait Allah. Bagian untuk Bait Allah begitu luas karena di sana jugalah persembahan- persembahan akan diletakkan dan dikelola untuk menafkahi orang-orang miskin di Israel. Sistem ini adalah sistem yang telah ditetapkan Allah sendiri sebelum zaman raja-raja demi kesejahteraan Israel. Kala itu, sistem tersebut diberlakukan kembali.

Allah Israel sejak dulu adalah Allah yang menentang penindasan dan secara konsisten menjadi pelindung bagi orang lemah. Sebagai anak-anak Allah, kita juga perlu melakukan hal yang sama dalam keseharian kita. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Allah adalah pelindung bagi mereka yang lemah. Sebagai anak-anak-Nya kita perlu melakukan hal yang sama.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yeh. 45:1-9; Kis. 9:32-35
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...