sambut

Sambutlah Sesamamu

Lukas 13:10-17

Belum ada komentar 30 Views

Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan hidup yang lebih baik setelah masa pembuangan di Babylonia itu.

Selain Tuhan memberi berkat, ada tugas yang Tuhan beri kepada Israel. Tuhan berharap Israel dipakai Tuhan dalam membebaskan orang miskin yang telah menyerahkan dirinya ke dalam perbudakan karena hutang dan sebagainya. Mereka juga mengembalikan tanah milik yang telah dijual sebelumnya, karena hutang piutang. Mereka juga diharapkan memberitakan kabar baik yaitu keadilan, pembebasan dari penindasan, kesengsaraan dan kemiskisnan.

Kini setelah 74 tahun Indonesia merdeka, benarkah kita sudah benar-benar merdeka dari penjajahan? Seakan suara nubuat Yesaya juga bergaung bunyinya bagi kita juga. Sudahkah kita membebaskan sistem sosial kita dari yang kuasa dengan yang dikuasai? Sudahkah kita menyambut kesetaraan sebagai bagian dari pembebasan mereka yang dilecehkan, disingkirkan atau dirugikan?

Mari di akhir bulan Budaya ini kita membudayakan hidup MENYAMBUT SEMUA dengan mulai menerima, menyambut dan merayakan semua yang berbeda.

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
  • Sambutlah Pimpinan Tuhan
    Takut. Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah...
Kegiatan