Sambutlah Pimpinan Tuhan

Belum ada komentar 43 Views

Takut.

Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah yang akan mewarisi semua kekayaannya.

Namun rasa takut itu sirna saat Tuhan datang, memberikan janji-Nya dan Abram percaya pada janji itu.

Apakah saudara juga pernah takut? Banyak orang mengatasinya dengan membuat rencana dengan matang agar ketakutannya lenyap dan ia merasa aman di masa kini. 

Namun demikian kisah Abram mengingatkan kita untuk sedia terlebih dahulu memberi ruang pada Tuhan sebagai pemimpin hidup kita. Ada kalanya dia berbicara melalui janji, melalui pengalaman hidup tokoh-tokoh yang ada di alkitab ataupun melalui nasehat dan perintahnya. Hikmat dari Tuhan itulah yang akan memimpin perjalanan kita untuk menghadapi ketidakpastian di hari esok, menghadapi orang asing dalam hidup, juga berelasi dengan banyak orang yang berbeda dari kita. Siapkah saudara menyambut semua yang berbeda: entah itu relasi, pekerjaan baru, babakan hidup yang baru, bahkan perskutuan orang percaya yang kita ikuti, dengan terbuka pada Tuhan sebagai pemimpinnya. 

RJS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan