Saksi Kebangkitan

Lukas 24:44-53

Belum ada komentar 208 Views

Kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga … Kamu adalah saksi dari semuanya ini.” (Luk. 24:46,48)

Kematian orang terdekat bukanlah sesuatu yang mudah diterima. Kita dapat menghapus air mata dan berusaha tersenyum di depan banyak orang. Akan tetapi, kita tidak dapat menghapus rasa kehilangan kita begitu saja. Hal itu juga yang dialami para murid ketika Kristus mati karena disalibkan. Tentu tidak mudah bagi para murid untuk mencerna peristiwa kematian Kristus. Mereka tahu Kristus tidak bersalah, tetapi Ia harus menerima hukuman seperti penjahat. Mereka juga mengira Kristus akan meninggalkan mereka untuk selamanya.

Kematian Kristus saja sulit dimengerti, terlebih lagi kebangkitan-Nya. Para murid tengah berduka ketika Kristus menampakkan diri di hadapan mereka. Peristiwa ini tentu sulit dipercaya. Namun, di dalam kebingungan dan kekacauan perasaan mereka, Kristus hadir untuk membuat mereka mengerti bahwa apa yang terjadi pada-Nya adalah bagian dari rencana Allah dan karya keselamatan-Nya bagi dunia. Bukan hanya itu, mereka semua adalah saksi kebangkitan- Nya. Mereka dipercaya untuk bersaksi dan mereka tidak ditinggalkan sendiri. Mereka akan diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi.

Sebagai orang percaya, kita diutus menjadi saksi kebangkitan Kristus dan karya keselamatan dari Allah. Ada banyak hal yang mungkin belum dapat kita mengerti dan kita perlu terus belajar. Namun, kita selalu disertai dan diperlengkapi dengan kuasa untuk bersaksi. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Sebagai saksi kebangkitan, kita tidak pernah ditinggalkan sendirian dan kita diperlengkapi dengan kuasa dari Allah.

Ayat Pendukung: Kis. 1:1-11; Mzm. 93; Ef. 1:15-23; Luk. 24:44-53
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...