Rendah Hati: Kekuatan Berelasi

Filipi 2: 1-11

1 Komentar 183 Views

Tanpa mencari kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri. (Flp. 2:3)

Manusia adalah makhluk sosial. Karena itu, manusia selalu berada dan hidup di dalam relasi, satu dengan yang lain. Sayangnya, relasi antar manusia ini kadang tak terawat dengan baik. Justru, kita sering mendapati konflik, pertikaian sampai perpecahan. Bukan hanya masyarakat, tetapi juga keluarga dan gereja.

Jemaat Filipi diingatkan oleh Paulus supaya mereka bersatu. Bersatu bukan karena mereka sama satu dengan yang lain, justru karena masing-masing mereka memiliki keunikan. Namun, dalam perbedaan, Kristus mempersatukan mereka. Kristus bahkan rela turun ke dunia dan menjadi sama dengan manusia. Karena itu, orang percaya juga mesti belajar merendahkan hati. Kerendahan hati adalah kekuatan dalam berelasi. Karena rendah hati, seseorang akan selalu berupaya mendahulukan orang lain. la tidak mencari pujian bagi diri sendiri, tetapi berbuat lebih demi kebaikan bersama. Hidup bersesama bagi orang percaya sangatlah penting, sebab itulah yang dikehendaki Kristus dan rendah hati adalah kunci manusia bisa bersehati.

Mempraktikkan kerendahan hati dalam situasi konflik dan pertikaian pasti tidak mudah, sebab di situ terdapat kecenderungan untuk masing-masing orang meninggikan diri. Pertikaian seharusnya membuat manusia belajar, bahwa keras dan tinggi hati justru akan semakin memperkeruh. Damai hanya akan terwujud kalau kita belajar mengalah. Mengalah itu bukan berarti kalah. Mengalah adalah manifestasi kekuatan rendah hati. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Marilah kita memiliki kerendahan hati dalam berelasi. Yang satu tidak menganggap diri lebih hebat atau lebih buruk dari yang lain.

Ayat Pendukung: Ul. 16:1-8; Mzm. 118:1-2, 19-29; Flp. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Leni

    Terimakasih sangat memberkati. Tuhan Yesus memberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Sejarah
    Mazmur 105:1-6, 16-22, 45b
    Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya….(Mazmur 105:5a) Selain Matematika, Sejarah merupakan mata pelajaran yang sering dikeluhkan oleh sebagian murid-murid sekolah....
  • Apa Yang Ada Padamu?
    Matius 15:32-39
    Kata Yesus kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?” “Tujuh”, jawab mereka, “dan beberapa ikan kecil.” (Matius 15:34) Tim survei...
  • Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama
    Kejadian 32:3-21
    Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama...
  • Bangun dan Puas
    Mazmur 17:1-7,15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • HEALING
    Matius 14:13-21
    “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” (Matius 14:16) Istilah healing mulai populer di Indonesia sejak sekitar...