Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan

Amsal 8:32 - 9:6

Belum ada komentar 118 Views

“Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut” (Amsal 8:35-36)

“Hidup adalah serangkaian pilihan, dan setiap pilihan menentukan masa depanmu,” begitu kata John C. Maxwell. Pernyataan ini hendak mengingatkan kita bahwa kehidupan yang kita jalani saat ini adalah hasil dari pilihan-pilihan yang kita buat setiap hari. Hidup bukan hanya tentang berjalan mengikuti arus, melainkan tentang keputusan yang sadar dan bermakna bagi kehidupan yang kita jalani.

Dalam Amsal 8:35-36, hikmat digambarkan sebagai sosok yang berseru kepada semua orang untuk mendengarkan dan hidup menurut jalannya. Mendapatkan hikmat berarti menyelaraskan diri dengan kebenaran Allah sehingga setiap langkah kita penuh makna dan berkat. Sebaliknya, menolak hikmat adalah kesombongan yang membawa kita jauh dari Allah dan membuat hidup kita tidak berkenan kepada-Nya. Hidup ini penuh dengan pilihan. Setiap hari kita dihadapkan pada keputusan untuk mengikuti hikmat Allah atau mengandalkan pemikiran sendiri. Hikmat mengajak kita untuk rendah hati, takut akan TUHAN, dan hidup dalam kebenaran. Ketika kita memilihnya, kita tidak hanya diberkati, tetapi juga menjadi berkat bagi orang lain.

Mari kita perbarui komitmen untuk mendengarkan dan mengikuti hikmat Allah. Sebab, dalam hikmat-Nya kita bukan hanya hidup, tetapi memiliki hidup yang berkenan kepada-Nya. Hidup kita akan menghidupkan kehidupan bersama demi kemuliaan nama Tuhan. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, mampukan kami untuk memilih jalan hidup yang penuh hikmat-Mu sehingga hidup kami bermanfaat bagi kehidupan bersama. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 8:32-9:6; Mzm. 134; 1 Ptr. 2:1-3
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...