Mukjizat Terbesar

Yohanes 21:1-14

Belum ada komentar 120 Views

Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?” Sebab, mereka tahu bahwa Ia adalah Tuhan. (Yohanes 21:12)

Kadang, mukjizat terbesar bukanlah perubahan besar, melainkan sapaan hangat di tengah keletihan hidup. Mukjizat tidak selalu berbentuk peristiwa dahsyat yang mengubah segalanya secara drastis dalam hidup kita. Sering kali, sapaan yang tulus, kepedulian, atau perhatian yang meneguhkan saat kita merasa lelah atau putus asa dapat menjadi mukjizat yang paling kita butuhkan.

Yohanes 21:1-14 memperlihatkan para murid yang kembali ke kehidupan lamanya sebagai nelayan. Semalaman mereka menjala tanpa hasil. Ini adalah gambaran kelelahan dan keputusasaan. Di tengah keletihan fisik dan mental itulah Yesus hadir di pantai. Ia bertanya tentang hasil tangkapan mereka, memberi petunjuk yang menghasilkan tangkapan ikan yang banyak, dan yang lebih menyentuh hati ialah Yesus telah menyiapkan sarapan bagi mereka. Mukjizat terbesar dalam kisah ini bukan mengenai jumlah ikan yang dijala, melainkan kehadiran, kepedulian, dan persekutuan hangat yang Yesus tawarkan. Di tengah rutinitas yang mungkin terasa sia-sia, Yesus menyapa mereka dengan kehangatan dan memberikan pemulihan bagi semangat hidup mereka.

Tuhan peduli terhadap keletihan kita sehari-hari. Kadang, Ia hadir bukan untuk langsung mengubah situasi kehidupan yang membuat kita letih dan lelah, tetapi untuk duduk bersama kita, menyapa, menguatkan, dan membangkitkan kembali gairah hidup kita. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, kami bersyukur untuk kehadiran-Mu yang selalu menguatkan dan meneguhkan kami dalam menjalani kehidupan setiap harinya. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 24:1-11; Mzm. 134; Yoh. 21:1-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...