REKONSILIASI KEMANUSIAAN

Rekonsiliasi Kemanusiaan

Yeremia 23:1-6; Mazmur 23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56

Belum ada komentar 106 Views

Dunia kita adalah dunia yang terpecah-belah. Karena kita selalu menekankan identitas primordial. Apalagi diperkuat dengan politik identitas. Di tengah situasi itu, Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita, bahwa di dalam Kristus kita memiliki identitas kemanusiaan.

Ia datang untuk memanusiakan kita dan mendekatkan kita satu terhadap yang lain. Sungguh sulit dimengerti, jika kita mengimani karya Kristus yang memulihkan kemanusiaan, tetapi kita masih terus memperjuangkan identitas primordial kita.

Mari membangun kehidupan ini bersama-sama selaku manusia ciptaan-Nya. Dekatkan dirimu pada yang jauh, dan yang jauh mendekatlah. Mari mewujudkan rekonsiliasi kemanusiaan di tengah dunia yang terpecah-belah ini.

Semoga GKIPI dengan visi ‘terbuka’ nya dapat memulai dengan merangkul semua dalam membangun kehidupan ini. All are welcome! Tuhan menyatukan kita!

Rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...