RASA CUKUP

Filipi 4:10-20

Belum ada komentar 843 Views

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. (Flp. 4:19)

Di zaman sekarang ini, kita kerap mendengar ungkapan “jangan cepat merasa puas,” sebuah ungkapan yang tampaknya telah mendorong terjadinya perilaku serakah. Kita dapat melihat ada orang-orang yang menghabiskan hidupnya untuk mengejar dan memperoleh segala sesuatu sebanyak-banyaknya. Orang mulai kehilangan rasa cukup, akibat larut dalam ambisi ketidakpuasan.

Filipi 4:10-20 merupakan bagian akhir dari surat Paulus kepada jemaat di Filipi. Pada bagian ini, Paulus menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pemberian jemaat Filipi kepadanya. Penekanan utama di dalam perikop ini, bukanlah pada pemberian jemaat, melainkan pada rasa cukup yang dipaparkan oleh Paulus. Rasa cukup inilah yang mendorong Paulus untuk berterima kasih atas segala sesuatu yang telah ia terima. Rasa cukup yang dimaksudkan oleh Paulus, tidaklah didasarkan pada kelimpahan atau pun kekurangan, tetapi di dalam segala hal. Allahlah yang telah memberikan kekuatan bagi Paulus untuk menghadapi segala kondisi kehidupan, baik pada saat kelimpahan maupun pada saat kekurangan. Dengan kata lain, Paulus ingin menegaskan bahwa apa pun kondisi kita, selama kita masih memiliki Allah, itu sudah cukup.

Hidup akan menjadi lebih bahagia ketika kita berani mengatakan: “Sudah cukup.” Hidup juga akan lebih bermakna ketika kita mampu menghayati bahwa kita memiliki Allah. Itu sudah cukup, bahkan lebih dari cukup! [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Berkat yang berlimpah tidaklah bermakna bila kita kehilangan Allah Sang Sumber segala berkat.

Ayat Pendukung: Mzm. 111; Kej. 18:1-15; Flp. 4:10-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...
  • TUHAN, Sang Juruselamat
    Yesaya 33:17-22
    Sebab, TUHANlah Hakim kita, TUHANlah panglima kita; TUHANlah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita. (Yesaya 33:22) Bagaimanakah kita mengenal...