PERCAYA DULU

Yohanes 20:19-31

1 Komentar 331 Views

Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Yoh. 20:29).

Setiap aspek kehidupan membutuhkan sikap percaya. Pengetahuan akan dapat dipahami apabila dimulai dengan sikap percaya terlebih dahulu. Iman yang mencari pengertian (fides quaerens intellectum). Kristus dan kuasa-Nya hanya dapat dipahami apabila umat terlebih dahulu mau percaya. Seluruh penjelasan dan upaya untuk mengerti kebenaran Alkitab akan gagal apabila umat bersikap tidak percaya atau menolak-Nya.

Tomas bersikap skeptis. Ia tidak percaya bahwa Yesus dapat bangkit dari kematian. Ia baru percaya apabila melihat dan menyentuh luka-luka di tubuh Yesus. Kristus yang bangkit memenuhi permintaan Tomas. Di saat itulah Tomas mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah (Yoh. 20:28). Pengakuan Tomas akan lebih autentik seandainya dilandasi terlebih dahulu oleh sikap iman. Sebab, iman akan menuntun dia kepada kebenaran. Pada gilirannya, kebenaran akan menguji apakah kepercayaan Tomas rasional ataukah takhayul (irasional).

Iman tidak identik dengan kepercayaan. Iman bersikap rasional sekaligus suprarasional. Sebaliknya, kepercayaan cenderung terbuka pada hal-hal gaib dan ilusi. Peristiwa kebangkitan Kristus menyingkirkan kemungkinan kepercayaan yang ilusif dan irasional. Para murid dan jemaat Kristen membuktikan bahwa Kristus yang bangkit telah mengaruniakan hidup baru dan damai sejahtera. Di dalam Kristus, kita dimampukan melihat dengan cara pandang baru bagaimana tujuan dan memaknai realitas kehidupan ini. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Bapa surgawi karuniakanlah iman yang makin bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus sehingga hidup kami dipenuhi oleh kuasa-Nya. Amin.

Ayat Pendukung: Kis. 2:14a, 22-32; Mzm. 16; 1Ptr. 1:3-9; Yoh. 20:19-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. JulianaTehampa

    Sangat diberkati

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...