Menghargai Proses

Keluaran 12:29-42

Belum ada komentar 120 Views

Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun temurun berjaga-jaga bagi TUHAN. (Keluaran 12:42)

Kita hidup di dunia yang menawarkan segala sesuatu serba cepat. Instan. Semakin cepat sesuatu, semakin tinggi pula nilai jualnya. Keahlian pun dijual dengan iming-iming dapat diperoleh dalam waktu singkat. Tanpa kita sadari, akhirnya kita dibentuk menjadi manusia yang menginginkan segala sesuatu serba cepat. Kita menjadi orang-orang yang kurang sabar.

Kali ini kita membaca perikop yang berbicara tentang tulah ke-10, yaitu kematian anak sulung dari bangsa Mesir. Tulah ini merupakan tulah terakhir, dan pada akhirnya, setelah 430 tahun orang Israel tinggal di Mesir, mereka dapat keluar dan berjalan menuju Tanah Perjanjian. Menarik untuk mencermati bagaimana TUHAN tidak menempuh jalan instan untuk mengeluarkan bangsa Israel. TUHAN memberikan tulah-tulah kepada bangsa Mesir. TUHAN menyatakan karya-Nya melalui seluruh proses tersebut. Keluarnya bangsa Israel melewati sebuah proses yang panjang. TUHAN memakai Musa untuk bernegosiasi dengan Firaun. TUHAN memberikan tulah-tulah kepada bangsa Mesir. TUHAN tidak membebaskan bangsa Israel dengan cara yang cepat. TUHAN memberi waktu untuk berproses, tidak instan.

Di tengah dunia yang menggiring kita untuk terbiasa pada hal yang serba instan dan lebih berorientasi pada hasil, mari kita belajar untuk tidak hanya terpaku pada durasi yang singkat. Mari kita belajar memberi ruang dan menghargai proses. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Hargailah setiap proses, jangan hanya mau cepat. Sabar dan belajarlah menikmati proses. Jangan buru-buru.

Ayat Pendukung: Kel. 12:14-28; Mzm. 121; 1 Ptr. 2:11-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...