Perbaiki Perilakumu

Yeremia 7:1-15

Belum ada komentar 101 Views

“Beginilah firman Tuhan semesta alam, Allah Israel: Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini. (Yer. 7:3)

Ada kecenderungan gereja-gereja untuk membangun rumah ibadah yang indah, megah, dan dapat menampung banyak umat. Ruangan pun dibuat senyaman mungkin dengan menggunakan AC, dan memakai peredam suara sehingga musik terdengar merdu. Ketika hal itu telah dilakukan tampaknya ada suatu kebanggaan bahwa gerejanya tak kalah dengan gereja lainnya.

Tuhan berfirman kepada bangsa Israel melalui nabi Yeremia. Ia menyerukan agar Israel tidak membanggakan apalagi mengandalkan Bait Tuhan. Sebab, yang menyelamatkan bukanlah Bait Tuhan, melainkan Tuhan yang hadir dan berdiam bersama umat-Nya. Kehadiran Allah di tengah-tengah umat bukanlah karena adanya Bait Tuhan, tetapi karena Ia berkenan. Perbuatan menindas orang asing, anak yatim dan janda, menumpahkan darah orang yang tak bersalah, dan mengikuti allah lain haruslah ditinggalkan. Sebab, semua perbuatan itu tidak berkenan di mata Tuhan; menghalangi Tuhan berdiam di antara mereka. Bahkan, mendatangkan kemalangan bagi mereka.

Teguran Yeremia juga berlaku bagi kita; mengingatkan kita bahwa yang terpenting bukanlah bangunan atau ritual, tetapi hidup berkenan kepada Tuhan. Yaitu, melakukan kasih, kebenaran dan keadilan. Mari terus memperbaiki perilaku kita agar Tuhan berkenan diam di tengah-tengah kita dan memberkati kita. [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, tolong kami agar dapat hidup dan berperilaku seturut kehendak-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 10; Yer. 7:1-15; Ibr. 3:7-4:11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...