Pentingnya Pengakuan Dosa

Yeremia 3:19-25

Belum ada komentar 116 Views

Marilah kita berbaring dengan rasa malu, dan biarlah noda kita menyelimuti kita, sebab kita telah berdosa kepada TUHAN, Allah kita,… (Yeremia 3:25)

Seorang pemuda yang sudah lama tidak datang ke gereja menghubungi pendeta untuk bercakap-cakap. Ia mengatakan bahwa ia sudah lama tidak beribadah pada hari Minggu karena ia menganggap dirinya tidak layak. Ia mengaku bahwa ia berganti- ganti pacar dan melakukan seks bebas yang melewati batas. Karena itu ia menyadari bahwa dirinya penuh dosa dan merasa tidak pantas datang ke gereja, walaupun dalam hatinya ia rindu untuk bersekutu dengan umat Tuhan di gereja.

Bangsa Israel di masa Nabi Yeremia juga hidup dalam dosa dan berpaling dari TUHAN. Yeremia mengingatkan Bangsa Israel agar bangsa itu menyadari dosanya dan berbalik kepada-Nya. Bila umat TUHAN berbalik, maka Yerusalem akan dipulihkan menjadi pusat ibadah segala bangsa demi nama TUHAN. Jika umat TUHAN mau kembali kepada-Nya, bukan saja mereka akan terhindar dari murka-Nya, tetapi hal ini juga akan berdampak besar bagi dunia. Sebab sesungguhnya pertobatan Bangsa Israel akan diterima oleh TUHAN, sehingga mereka boleh memanggilnya Bapa.

Seperti sang pemuda yang mengakui bahwa dirinya penuh dosa dan merasa tidak pantas datang ke gereja, pertobatan sejati dimulai dari kesadaran bahwa diri kita sangat berdosa kepada Tuhan dan tidak layak menerima pengampunan-Nya. Tentu ada rasa malu yang dalam ketika kita mengenang dosa-dosa yang telah dilakukan. Kesadaran itu harus mendorong kita untuk berbalik kepada Tuhan dan masuk dalam persekutuan dengan saudara- saudara seiman. Tuhan selalu menerima pertobatan kita dan Ia juga akan memulihkan relasi kita dengan sesama kita. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Akuilah segala dosa dan kesalahanmu di hadapan Tuhan, maka Ia akan mengampuni dan memulihkanmu, seberapa pun besar dosamu.

Ayat Pendukung: Yer. 3:19-25; Mzm. 36:5-10; 1 Kor. 7:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...