PENIMBUN vs PENYEBAR

Amsal 11:23-30

Belum ada komentar 102 Views

Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang. (Ams. 11:30)

Dalam perspektif ilmu ekonomi, istilah spekulan dipahami sebagai orang yang mencari keuntungan besar dengan cara melakukan spekulasi (dugaan, prakiraan). Salah satu praktik spekulan dalam rantai pasokan barang adalah menahan pasokan barang. Sehingga apabila terjadi kelangkaan barang, ia akan mendapat keuntungan besar karena memonopoli pasokan.

Perilaku bisnis dengan cara menimbun barang kebutuhan ini dicatat dalam teks hari ini. Gandum sebagai kebutuhan pokok masyarakat ditimbun pasokannya. Hal ini menimbulkan kesulitan dan kebingungan, terutama bagi rakyat kecil. Kelangkaan gandum akibat ditimbun oleh pengusaha akan membuat mereka kaya raya, sekalipun hal itu menjadikan rakyat sengsara. Mereka akan mematok harga mahal dan masyarakat terpaksa membelinya. Praktik spekulan membuat suplai gandum menjadi terbatas, padahal permintaan begitu tinggi. Menjumpai praktik tidak sehat ini, Allah mengingatkan melalui penulis kitab Amsal. Setiap orang, khususnya pengusaha yang berlaku curang, diajak memiliki hikmat untuk berbagi berkat bagi sesama. Kemurahan hati dan mengejar kebaikan digambarkan sebagai orang yang mendapatkan berkat Allah. Ia seumpama pohon kehidupan yang mengalirkan berkat Tuhan bagi sesama. Ia akan diberkati selamanya.

Setiap kita adalah penatalayan dari tiap berkat yang dihadirkan Tuhan. Kita semua tanpa terkecuali, dipanggil mengedepankan hikmat dengan hidup berbagi. [Pdt. Ayub Sektiyanto]

REFLEKSI:
Menariknya kehidupan: Siapa yang banyak memberi dari pengelolaan hartanya, justru akan mencecap kesejahteraan dalam hidupnya.

Ayat Pendukung: Mzm. 92; Ams. 11:23-30; Mat. 13:10-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...