Pengorbanan Sungguh Bermanfaat

Yesaya 53:10-12

Belum ada komentar 95 Views

Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; oleh pengetahuannya, hamba-Ku, orang benar itu, akan membenarkan banyak orang, dan kejahatan mereka dipikulnya. (Yesaya 53:11)

Di masa ketika pementingan diri dianggap sebagai sesuatu yang lumrah, pengorbanan sering dianggap sebagai kebodohan, kenaifan, atau kekonyolan. Namun, pada sisi lain sebagian masyarakat juga masih tetap percaya bahwa pengorbanan demi kepentingan yang lebih luas adalah tindakan yang luhur dan mulia.

Bacaan kita mengungkapkan suatu keyakinan bahwa pengorbanan orang saleh atau orang benar akan menghasilkan keselamatan bagi banyak orang. Pengorbanan sang hamba itu menghasilkan terang bagi bangsanya. Apa yang dimaksud dengan pengetahuannya bukanlah soal kepandaian atau intelegensinya, melainkan hikmat atau kebijaksanaannya. Hikmat itu lahir dari ketaatannya kepada kehendak Allah. Dan ketaatan sang hamba diwujudkan dalam kesediaannya untuk berkorban bagi keselamatan seluruh bangsanya. Apa yang dinyatakan dalam Kitab Yesaya ini secara sempurna diwujudnyatakan di dalam kehidupan Tuhan Yesus. Ia adalah orang yang benar dan pengurbanan-Nya di atas kayu salib untuk memikul dosa umat manusia menghasilkan keselamatan bagi dunia ini.

Saat ini pengorbanan masih diyakini akan menghasilkan kebaikan dan kesejahteraan bagi orang lain, meskipun buah dari pengorbanan memang tidak selalu segera terlihat. Tidak jarang ada rentang waktu yang panjang. Namun marilah kita terus meyakini bahwa pengorbanan bagi kebaikan banyak orang bukanlah sesuatu yang konyol, bodoh, atau naif. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ajar kami untuk terus meyakini bahwa pengorbanan bagi kepentingan yang lebih luas tidak pernah sia-sia, supaya kami juga selalu memiliki semangat untuk berkorban. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 53:10-12; Mzm. 31:9-16; Ibr. 2:1-1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...