PEMIMPIN KUDUS

Daniel 7:27

Belum ada komentar 81 Views

Pemerintahan, kekuasaan, dan kebesaran kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Maha Tinggi. (Daniel 7:27a)

Pemimpin adalah sosok yang berdiri di depan untuk memberikan teladan. Ia juga berada di tengah guna memotivasi dan menyemangati. Pemimpin itu juga berada di belakang untuk menopang dan mendorong kemunculan pemimpin-pemimpin baru. Karena itu, pemimpin harus melayani dengan komitmen dan integritas.

Daniel, dalam sebuah penglihatan menyampaikan betapa istimewanya seorang pemimpin. Mengapa? Kata Daniel, pemerintahan, kekuasaan, dan kebesaran kerajaan itu diberikan oleh TUHAN. Jadi secara hakiki, pemerintahan dan kekuasaan itu baik adanya. Pemerintahan dan kekuasaan ada untuk mengusahakan kesejahteraan rakyat. Karena itu, Tuhan menguduskan para pemimpin untuk memerintah dan melayani. Artinya, para pemimpin itu diangkat oleh Tuhan dari antara orang-orang kudus atau orang-orang yang dikhususkan oleh Tuhan. Karena Tuhan yang mengangkat para pemimpin adalah kudus dan suci, maka para pemimpin itu juga harus melayani dengan komitmen dan integritas sebagai orang- orang yang dikuduskan.

Sahabat, pemimpin adalah alat Tuhan, tetapi bukan Tuhan. Karenanya, setiap orang yang memiliki posisi sebagai pemimpin tidak boleh bertindak semena-mena. Kita harus memimpin dengan kasih dan integritas demi memberikan dampak baik bagi orang- orang yang dipimpin. Maka, pemimpin mesti hadir di depan, tengah, dan belakang dari mereka yang dipimpin sehingga ia dapat melayani secara total sebagai orang yang dikuduskan Tuhan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Pemimpin itu orang spesial sebab dikuduskan Tuhan. Maka, pemimpin tidak bisa bertindak sembarangan. la mesti tumbuh dengan firman.

Ayat Pendukung: Dan. 7:27; Mzm. 148; Why. 11:16-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...