Pelaku Kebenaran

Roma 2:17-29

Belum ada komentar 101 Views

Jadi, bagaimanakah engkau yang mengajar orang lain, tidakkah engkau mengajar dirimu sendiri? (Rm. 2:21)

Ada pepatah populer yang masih sering dikutip orang sampai sekarang: “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Pepatah itu hendak mengatakan bahwa setiap murid akan melakukan hal-hal melampaui apa yang diajarkan gurunya. Karena itu, setiap guru harus sangat berhati-hati dalam memberikan pengajaran kepada para muridnya.

Rasul Paulus menegur orang Kristen Yahudi yang tinggal di Roma. Saat itu, orang Yahudi sangat bangga dengan keyahudian mereka, utamanya dalam hal melakukan hukum Taurat. Dengan menjalankan hukum Taurat, mereka dapat mendaku diri sebagai orang yang dekat dengan Allah; tahu mana yang baik; penuntun orang buta; terang bagi mereka yang ada di dalam kegelapan; pendidik orang bodoh; pengajar mereka yang belum dewasa. Hebat, bukan? Sayangnya, menurut Rasul Paulus, mereka hanya cakap mengajar orang lain. Semua ajaran itu hanya dikenakan pada orang lain, tetapi tidak bagi diri sendiri. Mereka mengingatkan orang agar tidak mencuri, tetapi pada saat yang sama mereka mencuri. Ini tidak boleh terjadi.

Kita adalah orang Kristen yang sudah menerima Roh Kebenaran. Dengan demikian, kita juga sudah diajarkan apa yang benar. Karena itu, kita bukan saja harus mengajar orang lain untuk melakukan kebenaran, melainkan kita harus memberi teladan bagi sebanyak mungkin orang untuk melakukan kebenaran. Setiap orang Kristen adalah pelaku kebenaran. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih karena mengingatkan kami untuk menjadi pelaku kebenaran di mana pun kami berada. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 42 & 43; Kej. 24:1-21; Rm. 2:17-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...