Para Murid Mengingat Dan Percaya

Yohanes 2:13-22

Belum ada komentar 20 Views

… sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya … dan mereka pun percayalah …. (Yoh. 2:22)

Søren Kierkegaard, filsuf eksistensialis, pernah berkata, “Hidup hanya dapat dimengerti dengan melihat ke belakang, tapi kita harus menjalaninya ke depan.” Kita biasanya baru mengerti suatu peristiwa sesudah melewatinya. Ketika sedang menghadapinya kita merasa bingung, tak mengerti sama sekali.

Dalam peristiwa penyucian Bait Allah, Yesus marah besar kepada para pedagang binatang dan para penukar uang di sana. Ia membuat cambuk, lalu mengusir mereka dari Bait Allah. Tindakan-Nya itu membuat orang Yahudi marah dan menantang Dia. Ia menjawab mereka bahwa jika Bait Allah dirobohkan, Ia dapat membangunnya kembali dalam tiga hari. Baru sesudah peristiwa kebangkitan Yesus, para murid mengingat dan mengerti perkataan yang pernah diucapkan- Nya, bahwa Bait Allah yang Ia maksudkan dalam peristiwa itu ialah tubuh-Nya sendiri. Ia telah bangkit pada hari yang ketiga.

Penulis Injil Yohanes menekankan berulang kali supaya pembacanya mengenal Yesus sebagai Mesias dan “percaya pada-Nya.” Kisah penyucian Bait Allah, bukan sekadar menunjukkan kemarahan Yesus kepada para pedagang yang mengotori halaman Bait Allah. Kisah ini mau mengajak kita yang membacanya untuk bersikap seperti para murid. Kita juga diajak untuk mengingat semua yang pernah diucapkan dan dilakukan oleh Tuhan kita, dan percaya pada-Nya sebagai Mesias, Anak Allah! [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Masa lalu membentuk kita sekarang. Maka, masa kini harus menyiapkan kita untuk masa depan.

Ayat Pendukung: Kel. 20:1-17; Mzm. 19; 1Kor. 1:18-25; Yoh. 2:13-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...
  • Hidup Dalam Kuasa Kebangkitan-Nya
    Matius 28:1-10
    “… Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”. (Matius...
  • Kupuji Kebaikan-Mu Tuhan
    Keluaran 15:1-18
    “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Dia telah menjadi keselamatanku. Dia Allahku, kupuji Dia, Dia Allah bapaku, (Keluaran 15:2) Pujian...