NATAL DAMAI

Yesaya 9:1-6

Belum ada komentar 449 Views

… dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yes. 9:5)

Pada masa kejatuhan dan kekelaman umat Israel, Yesaya menyampaikan berita besar. Isi beritanya adalah pemenuhan pengharapan mesianisme. Meskipun pengharapan itu tidak terpenuhi selama Yesaya hidup, namun berita tersebut menjadi semangat baru. Di dalam keadaan jatuh dan putus asa, manusia membutuhkan penyemangat. Penyemangat belum tentu mengubah keadaan, namun mampu membuat manusia meneruskan kehidupan.

Yesaya mempersaksikan bahwa “bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar ….” Ketiadaan pengharapan umat akan pulih karena TUHAN mengalahkan para musuh umat-Nya. TUHAN mengangkat seorang anak dari keturunan Daud, dialah Mesias Israel. Mesias itu akan disebutkan “Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Bagaimana dengan keadaan kita?

Belasan tahun sudah berlalu, ketika gereja-gereja di Indonesia merayakan Natal dengan suasana mencekam. Petugas keamanan, penjaga keamanan dadakan, dan aparat pemerintah menyiapkan segala sesuatu di ruang-ruang ibadah dan gereja. Panitia juga harus menyiapkan berbagai hal menyangkut keamanan. Keadaan tersebut setidaknya berlangsung antara Natal 24 Desember hingga Tahun Baru 1 Januari. Kontradiksi. Perayaan menyambut Raja Damai dijaga oleh banyak petugas keamanan. Keadaan inilah yang membuat berita kedatangan Kristus berarti besar. Di dalam kejatuhan dan keputusasaan, manusia membutuhkan penyemangat untuk meneruskan hidup. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kami berdoa agar kedamaian dalam merayakan Natal terwujud di negara ini. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-6; Mzm. 96; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14, (15-20)
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....