NATAL DAMAI

Yesaya 9:1-6

Belum ada komentar 443 Views

… dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yes. 9:5)

Pada masa kejatuhan dan kekelaman umat Israel, Yesaya menyampaikan berita besar. Isi beritanya adalah pemenuhan pengharapan mesianisme. Meskipun pengharapan itu tidak terpenuhi selama Yesaya hidup, namun berita tersebut menjadi semangat baru. Di dalam keadaan jatuh dan putus asa, manusia membutuhkan penyemangat. Penyemangat belum tentu mengubah keadaan, namun mampu membuat manusia meneruskan kehidupan.

Yesaya mempersaksikan bahwa “bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar ….” Ketiadaan pengharapan umat akan pulih karena TUHAN mengalahkan para musuh umat-Nya. TUHAN mengangkat seorang anak dari keturunan Daud, dialah Mesias Israel. Mesias itu akan disebutkan “Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Bagaimana dengan keadaan kita?

Belasan tahun sudah berlalu, ketika gereja-gereja di Indonesia merayakan Natal dengan suasana mencekam. Petugas keamanan, penjaga keamanan dadakan, dan aparat pemerintah menyiapkan segala sesuatu di ruang-ruang ibadah dan gereja. Panitia juga harus menyiapkan berbagai hal menyangkut keamanan. Keadaan tersebut setidaknya berlangsung antara Natal 24 Desember hingga Tahun Baru 1 Januari. Kontradiksi. Perayaan menyambut Raja Damai dijaga oleh banyak petugas keamanan. Keadaan inilah yang membuat berita kedatangan Kristus berarti besar. Di dalam kejatuhan dan keputusasaan, manusia membutuhkan penyemangat untuk meneruskan hidup. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kami berdoa agar kedamaian dalam merayakan Natal terwujud di negara ini. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-6; Mzm. 96; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14, (15-20)
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kasih Sayang
    Mikha 7:18-20
    Kiranya la kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dasar laut yang dalam. (Mikha...
  • Realistis Tapi Berpengharapan
    Mazmur 121
    Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi....
  • Kecil Tetaplah Berharga
    Matius 18:10-14
    “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya tersesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan...
  • DOSA
    Kejadian 4:1-16
    Firman TUHAN kepada Kain, “…Bukankah wajahmu akan berseri-seri jika engkau berbuat baik? Namun, jika engkau tidak berbuat baik, dosa...
  • Jujur dan Rendah Hati
    Mazmur 32
    Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata, “Aku mengakui pelanggaran-pelanggaranku kepada TUHAN” dan Engkau telah mengangkat beban...