NATAL DAMAI

Yesaya 9:1-6

Belum ada komentar 85 Views

… dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yes. 9:5)

Pada masa kejatuhan dan kekelaman umat Israel, Yesaya menyampaikan berita besar. Isi beritanya adalah pemenuhan pengharapan mesianisme. Meskipun pengharapan itu tidak terpenuhi selama Yesaya hidup, namun berita tersebut menjadi semangat baru. Di dalam keadaan jatuh dan putus asa, manusia membutuhkan penyemangat. Penyemangat belum tentu mengubah keadaan, namun mampu membuat manusia meneruskan kehidupan.

Yesaya mempersaksikan bahwa “bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar ….” Ketiadaan pengharapan umat akan pulih karena TUHAN mengalahkan para musuh umat-Nya. TUHAN mengangkat seorang anak dari keturunan Daud, dialah Mesias Israel. Mesias itu akan disebutkan “Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Bagaimana dengan keadaan kita?

Belasan tahun sudah berlalu, ketika gereja-gereja di Indonesia merayakan Natal dengan suasana mencekam. Petugas keamanan, penjaga keamanan dadakan, dan aparat pemerintah menyiapkan segala sesuatu di ruang-ruang ibadah dan gereja. Panitia juga harus menyiapkan berbagai hal menyangkut keamanan. Keadaan tersebut setidaknya berlangsung antara Natal 24 Desember hingga Tahun Baru 1 Januari. Kontradiksi. Perayaan menyambut Raja Damai dijaga oleh banyak petugas keamanan. Keadaan inilah yang membuat berita kedatangan Kristus berarti besar. Di dalam kejatuhan dan keputusasaan, manusia membutuhkan penyemangat untuk meneruskan hidup. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kami berdoa agar kedamaian dalam merayakan Natal terwujud di negara ini. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-6; Mzm. 96; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14, (15-20)
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mari dan Lihatlah!
    Yohanes 1:43-51
    Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (Yoh. 1:46) Ada seorang ibu yang bekerja sebagai kuli...
  • Siapakah Saya?
    1 Samuel 2:21-25
    “Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah...
  • Remember The Past
    Kisah Para Rasul 13:16-25
    “Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di...
  • Setia Pada TUHAN
    Hakim-hakim 2:6-15
    Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain,...
  • Jangan Salah Fokus
    Yohanes 1:29-34
    “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang,...