Nantikan Waktu Tuhan

Yohanes 2:1-11

Belum ada komentar 80 Views

Kata Yesus kepadanya, “Mau apakah engkau dari Aku, ibu? Saat-Ku belum tiba.” (Yohanes 2:4)

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam memasak makanan adalah pemilihan bahan-bahan yang segar dan bumbu yang pas. Namun faktor yang tak kalah penting adalah timing, yaitu berapa lama waktu memasak. Timing yang tepat akan membuat masakan menjadi enak karena tingkat kematangan yang pas. Sebaliknya, timing yang salah akan membuat masakan menjadi kurang enak, terlalu empuk, terlalu keras, terlalu layu, atau tidak lagi crunchy.

Soal timing juga menjadi hal penting yang dikemukakan oleh Tuhan Yesus ketika Maria ibu-Nya meminta pertolongan-Nya. Persoalannya bukan Tuhan Yesus tidak mau membantu, namun bagi Yesus saatnya belum tiba untuk bertindak dan melakukan sesuatu. Sekalipun Maria adalah ibu-Nya sendiri, tidak berarti ia dapat memaksa Yesus untuk melakukan apa yang ia minta. Tuhan Yesus memiliki kedaulatan-Nya sendiri untuk menentukan bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk bertindak. Ketika saat-Nya tiba untuk bertindak, maka Yesus mengubah air menjadi air anggur dengan cara-Nya yang ajaib, bukan dengan tangan- Nya sendiri, tetapi melalui perkataan-Nya.

Seringkali ketika kita menghadapi masalah, kita memohon Tuhan agar segera bertindak menolong kita. Melalui kisah di Kana kita belajar bahwa Tuhan memiliki waktu-Nya sendiri untuk bertindak bagi kita pada saat yang tepat. Kita tidak bisa memaksa Tuhan, sebaliknya kita perlu berserah dan percaya pada waktu Tuhan yang akan membuat segalanya indah. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Waktu Tuhan seringkali berbeda dengan waktu kita, karena itu kita perlu belajar sabar menantikan waktu Tuhan tiba.

Ayat Pendukung: Yes. 62:1-5; Mzm. 36:5-10; 1 Kor. 12:1-1; Yoh. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...