Cinta Dan Pengorbanan

Matius 26:6-13

Belum ada komentar 97 Views

“Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b)

Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara umum, ungkapan ini berarti bahwa seseorang harus bersedia memberikan sesuatu yang berharga atau melakukan hal yang sulit demi orang yang dicintainya. Namun, mari kita melihatnya lebih dalam. Ketika kita sungguh mencintai orangtua, pasangan, atau anak, kita akan bekerja, berusaha, dan memberikan yang terbaik bagi mereka. Dalam situasi seperti itu, apakah kita merasa sedang berkorban? Kebanyakan orang justru berkata, “Saya tidak pernah merasa berkorban. Apa yang saya lakukan sederhana, yaitu ingin orang yang saya cintai bahagia.” Jika kita mencintai seseorang dengan sepenuh hati, pemberian waktu, tenaga, atau harta yang terbaik tidak akan terasa sebagai pengorbanan.

Hal ini juga tampak dalam kisah seorang perempuan yang menuangkan minyak wangi mahal ke atas kepala Yesus. Para murid melihat tindakan itu dari sudut pandang mereka sebagai pemborosan dan berkata, “Untuk apa pemborosan ini?” Namun, sang perempuan tidak menganggap tindakannya itu berlebihan.

Sering kali kita pun tidak memahami ketika ada orang yang rela meninggalkan harta, usaha, dan berbagai kenyamanan demi memberitakan Injil Tuhan. Bagi kita, harga yang harus dibayar terasa terlalu mahal. Namun, ketika kasih Tuhan memenuhi hati kita, kita akan mengerti bahwa semua itu tidak sebanding dengan kasih-Nya. [Pdt. Nanang]

DOA:
Ya Tuhan, bukalah hati dan pikiran kami agar dapat merasakan kasih setia-Mu dan membalas cinta-Mu dengan sukacita. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 28:14-22; Mzm. 18:1-3, 20-32; Mat. 26:6-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...