Mulai Dari Kepala

Hosea 4:1-19

Belum ada komentar 80 Views

Maka seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam: Aku akan menghukum dia karena tindakan-tindakannya dan Aku akan membalaskan perbuatan-perbuatannya kepadanya. (Hos. 4:9)

“Ikan membusuk mulai dari kepala.” Itulah pepatah Yunani kuno yang juga pernah diucapkan oleh orator ulung Cicero. Oleh karena itu, hanya ada satu hal yang pantas dilakukan pada kepala ikan yang busuk dan bau itu, yaitu memotong dan membuangnya. Seorang pemimpin memang sangat menentukan baik buruknya suatu bangsa. Jika suatu bangsa begitu rusak, kita bisa menduga bahwa pemimpinnya pastilah seorang yang bobrok.

Hosea memberitakan bahwa Israel sebagai satu bangsa berada dalam bayang-bayang penghukuman Tuhan, bahkan alam pun terkena dampaknya. Akibat dari moral masyarakat yang rusak, seluruh alam pun ikut di ambang kehancuran. Hal itu terjadi karena tidak ada kesetiaan, kasih, kebaikan, serta pengenalan akan Allah. Penghukuman Allah akan berlaku untuk seluruh bangsa tanpa terkecuali. Setiap pihak dipandang mempunyai andil dalam kehancuran itu, terutama para imam, yang merupakan para pemimpin agama bangsa itu.

Para pemimpin seharusnya mengarahkan umat untuk hidup benar di hadapan Tuhan. Sayangnya, mereka justru ikut menjerumuskan umat untuk berlaku cemar dan terus membiarkan hal itu terjadi. Mengapa? Karena mereka mendapat keuntungan dari kecemaran umat itu. Bukankah hal itu sangat mengerikan? Oleh karena itu, para pemimpin perlu terus-menerus diingatkan akan tanggung jawabnya terhadap umat Tuhan. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Ikan membusuk mulai dari kepala. Gereja atau bangsa menjadi bobrok pun dimulai dari para pemimpinnya.

Ayat Pendukung: Mzm. 85; Hos. 4:1-19; Kis. 1:15-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...