Misteri ALLAH

Markus 4:26-34

Belum ada komentar 29 Views

“… lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.” (Mrk. 4:27)

Salah satu tanaman hias yang saya miliki adalah anthurium keladi jumbo yang berdaun sangat lebar. Saya memeliharanya sejak tahun 2007 hingga kini. Tanaman ini terus berkembang dan makin besar, padahal tak banyak yang saya lakukan dalam merawatnya. Saya menanamnya di pot berukuran besar, menggunakan media tanam pakis, memberi sedikit pupuk dan menyiramnya secara rutin. Hanya itu. Tetapi, ia bertumbuh besar. Hal itu membuat saya menyadari bahwa ada misteri Allah di dalam pertumbuhan tanaman itu; sebuah proses di luar pikiran manusia.

Bagaimana pertumbuhan terjadi? Hal itu merupakan misteri; melampaui pemikiran manusia. Konsep bercocok tanam dan pertumbuhan tanaman, yang merupakan bagian kehidupan sehari-hari penduduk Galilea digunakan Yesus saat menjelaskan tentang Kerajaan Allah. Seorang petani bekerja menaburkan benih di siang hari dan di malam hari ia tidur. Sementara ia tidur, pertumbuhan terjadi. Benih yang ditabur bertumbuh dan bertunas. Bagaimana terjadinya? Sang petani tidak mengetahuinya. Itu misteri; di luar pengetahuan sang petani. Demikian halnya kedatangan Kerajaan Allah, kedatangan Kerajaan Allah adalah misteri yang hanya diketahui oleh Allah sendiri.

Apa yang harus dilakukan menghadapi misteri Allah dalam hidup ini? Tetap bertekun dalam iman. Allah yang memberi kehidupan, Ia juga yang akan memelihara dan menolong kita untuk terus bertumbuh di dalam-Nya. [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Meskipun banyak hal yang sulit untuk kami pahami, ajarlah kami untuk tetap beriman teguh kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yeh. 17:22-24; Mzm. 92:2-5, 13-16; 2Kor. 5:6-10, (11-13), 14-17; Mrk. 4:26-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....