MISPAT

Yesaya 42:1-9

Belum ada komentar 96 Views

Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, sumbu yang pudar nyaianya tidak akan dipadamkannya; dengan setia ia akan menyatakan hukum. (Yesaya 42:3)

Banyak orang beranggapan bahwa menegakkan keadilan membutuhkan kekuatan. Kekuatan bisa berarti kekuasaan atau bahkan kekerasan. Namun kita juga mesti waspada, karena justru kekuasaan dan kekerasan memiliki kecenderungan bagi terjadinya abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan.

Kata hukum dalam bacaan kita berasal dari kata mispat. Arti sebenarnya adalah keadilan, dan keadilan akan sungguh terwujud ketika Allah memerintah atas bumi ini. Hal itu karena Allah menegakkan keadilan bukan dengan kekuatan atau kesewenang- wenangan tetapi dengan kelemahlembutan yang memulihkan dan membangkitkan cahaya kehidupan atau pengharapan. Kita bisa membandingkan hal itu dengan kelahiran anak di Yesaya 9:5-6 atau tunas Isai di Yesaya 11:1-5. Ayat bacaan kita menegaskan penolakan penggunaan kekuasaan atau kekuatan yang sewenang-wenang. Kelemahlembutan, kerendahan hati, dan belas kasih yang tuluslah yang akan dilakukan oleh Allah dalam menegakkan hukum dan keadilan-Nya di dunia ini. Itu juga yang dilakukan oleh Tuhan Yesus (lihat Matius 15:18-20 dan Lukas 4:18-19) yang menegaskan misi mesianik atau penyelamatan-Nya.

Wujudkanlah mispat atau keadilan dan kehendak Allah dalam kehidupan kita melalui kelemahlembutan dan belas kasih yang tulus. Dengan demikian kita juga ikut serta dalam karya pemulihan dan membangkitkan cahaya kehidupan. Itulah tanda-tanda Kerajaan Allah. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Kami ingin ikut serta menghadirkan keadilan-Mu, ya Allah. Tolonglah kami dan mampukanlah kami. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 42:1-9; Mzm. 36:5-11; Ibr. 9:11-15; Yoh. 12:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...
  • Tiada Yang Tersembunyi
    Lukas 11:53-12:3
    Karena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga...