Merah Putih di Mana-mana

Merah Putih di Mana-mana

Belum ada komentar 142 Views

1

Sebagai calon pendeta (dahulu disebut sebagai “Tua-tua Khusus”) di kota Klaten saya menempati pastori, yang adalah sebuah rumah kontrakan. Ia agak terlalu kecil untuk ditempati sebuah keluarga dengan anak-anak. Namun berhubung waktu itu saya masih membujang rumah dengan dua kamar tidur kecil-kecil itu cukup lapang dan nyaman bagi saya. Lagipula halamannya cukup luas dan kira-kira di tengahnya berdiri sebuah tiang bendera.


Pertengahan Juli di tahun pelayanan pertama, tahun 1981, saya keluar masuk toko mencari bendera untuk saya kibarkan di halaman pastori. Ternyata tidak mudah mendapatkannya di kota sekecil Klaten. Apalagi pada waktu itu penjual bendera memang tidak semarak sekarang, terutama bila dibandingkan dengan di Jakarta. Namun akhirnya saya mendapatkannya di sebuah toko yang menjual perlengkapan sekolah dan pramuka.

Se