Menjaga Diri

Mazmur 17:1-15

Belum ada komentar 315 Views

Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan …. (Mzm. 17:4)

Seorang ibu berpesan kepada dua anak perempuannya yang sudah remaja: “Yang sopan ya, jaga diri baik-baik dan jangan buat malu.” Mendengar pesan ibunya, kedua anak remaja itu tersenyum dan berkata: “Iya, Mama.” Tentu kita jarang mendengar seorang ibu berpesan seperti itu terhadap anak-anaknya yang akan beraktivitas di gereja. Tetapi, pesan tersebut mengandung harapan sang ibu agar anak-anaknya dapat menjaga diri untuk berperilaku sopan dan menjaga diri dari hal yang jahat, di mana saja dan dengan siapa saja.

Menjaga diri bermakna ganda: menjaga diri dari segala kejahatan yang ada di sekitar kita (pengaruh dari luar) dan menjaga diri dalam bersikap terhadap orang lain (menjaga dari dalam). Kedua hal ini dapat dilakukan jika ada pedoman yang jelas dalam melangkah. Bagi pemazmur, pedomannya dalam menjaga diri jelas, yaitu firman Tuhan. Itulah pegangannya dalam menghadapi segala perbuatan manusia yang penuh kekerasan, yang ingin menjatuhkan dan membunuhnya, dan juga pedomannya dalam bersikap agar tidak jatuh dalam kecemaran. Firman Tuhan menjadi rambu-rambu dalam menghadapi pergumulan hidupnya.

Menjaga diri sepatutnya dilakukan oleh setiap orang. Menjaga diri berarti bersikap waspada terhadap segala hal dan selalu berhati-hati. Dalam semuanya itu, firman Tuhan menjadi pegangan dan pedoman kita untuk menjaga diri, dan akan memampukan kita. [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Tuhan, kami percaya hidup dalam firman-Mu menolong kami menghadapi segala yang jahat di dunia ini.

Ayat Pendukung: Mzm. 17:1-7, 15; Yes. 43:1-7; Mat. 15:32-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...