Menjadi Baru Dengan Kuasa Roh Allah

Yehezkiel 36:24-28

Belum ada komentar 158 Views

Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. (Yeh. 36:27)

Apa yang membuat orang mengubah sikap hidupnya untuk mengikuti kehendak Allah setelah mendengar khotbah? Apakah karena kemahiran Sang Pengkhotbah dalam menyajikan khotbah yang menyentuh, menginspirasi, dan menyegarkan? Rasanya tidak selalu demikian. Sebab yang akan mengubahkan sikap seseorang untuk menjadi makin serupa Kristus hanyalah kuasa Roh Kudus. Semenarik dan semenggugah apa pun khotbah yang disajikan, jika kekerasan hati dan pikiran masih teperdaya oleh hal-hal yang bukan kasih Allah, orang tidak akan pernah dapat berubah.

Melalui Yehezkiel, Allah menegaskan sebuah pembaruan yang sedang dikerjakan-Nya bagi umat-Nya. Akan tiba saatnya umat Allah dikumpulkan dalam sebuah persekutuan yang utuh dan akrab satu dengan yang lain. Mereka tidak akan lagi teperdaya oleh berhala-berhala. Hati yang membatu berubah menjadi hati yang lembut. Batin mereka akan menjadi tempat Roh Allah berdiam. Dengan kuasa Roh Allah, mereka dimampukan untuk tetap berpegang pada kehendak kasih Allah dan melakukannya.

Pembaruan dari Allah terus berlangsung sampai sekarang. Kita yang percaya pada Yesus Kristus menerima Roh Allah yang bekerja dalam batin kita. Dengan-Nya kita sanggup mengerti, memelihara dan memberlakukan firman Allah. Perubahan demi perubahan hidup terjadi karena hati kita sudah dilembutkan Allah sehingga kuasa kasih-Nya memerintah dalam diri kita. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Aku mau Roh-Mu ada dalam batinku, ya Allah, supaya hatiku menjadi lembut dan mengalami hidup baru karena anugerah-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 85:2-3, 9-14; Yeh. 36:24-28; Mrk. 11:27-33
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...