Pikiran Tuhan

Roma 11:33-36

Belum ada komentar 97 Views

Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34)

Pengalaman yang panjang dan proses belajar yang lama tidak selalu menghasilkan kearifan. Ada kalanya, pengalaman pribadi dalam mengatasi suatu masalah justru membuat seseorang merasa lebih mampu daripada orang lain. Demikian pula, ketika seseorang merasa telah banyak belajar, ia dapat menjadi bangga atas kepakarannya dan cenderung menolak ide-ide dari orang lain. Meskipun pengalaman adalah guru yang baik dan proses belajar merupakan tangga menuju keberhasilan, manusia tetap memerlukan hikmat dari Tuhan.

Dalam pemberitaan Injil, Paulus berhadapan dengan orang-orang yang merasa memiliki keistimewaan dan kepandaian. Orang Yahudi merasa diri istimewa sebagai umat pilihan Allah, sehingga mereka menolak Yesus sebagai Mesias. Mesias yang mereka harapkan bukanlah sosok yang menderita dan mati di kayu salib. Sebaliknya, orang-orang Roma cenderung merasa lebih unggul dalam berargumentasi. Paulus menegaskan bahwa ketidakpercayaan orang Yahudi justru menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain. Namun demikian, Allah tetap mengasihi orang Yahudi. Baik orang Yahudi maupun non- Yahudi menerima kasih karunia dari Allah. Inilah cara kerja kasih Allah yang sering kali sulit dipahami oleh mereka yang mengandalkan kepandaian sendiri.

Marilah kita memahami anugerah Allah bukan berdasarkan kepandaian manusia, melainkan berdasarkan hikmat dari Allah yang penuh kasih karunia bagi semua orang. [Pdt. Nanang]

DOA:
Ya Tuhan, ajarlah kami rendah hati sehingga dapat memahami karya keselamatan-Mu bagi semua orang. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 1:1-7; Mzm. 8; Rm. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...