Meniup Sangkakala

Yehezkiel 33:1-6

Belum ada komentar 130 Views

“Ia mendengar suara sangkakala, tetapi ia tidak mau diperingatkan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Kalau ia mau diperingatkan, ia menyeiamatkan nyawanya’.’ (Yeh. 33:5)

Sangkakala merupakan alat musik tiup yang terbuat dari tanduk domba jantan. Bunyinya menjadi tanda peringatan atau pengumuman. Dalam ibadah Yahudi dan di medan perang, bunyi sangkakala yang terdengar dari jarak jauh sangat berguna memberi tanda. Peniup sangkakala adalah orang yang memiliki tugas penting.

Yehezkiel ditunjuk Tuhan sebagai penjaga Israel (lih. Yeh. 3:16-21) yang membunyikan sangkakala. Para penjaga biasanya akan berdiri di sebuah menara jaga atau tembok kota. Jika ada musuh yang mendekat, penjaga akan membunyikan sangkakala sebagai tanda waspada kepada prajurit dan penduduk kota. Tugas Nabi Yehezkiel adalah memberi peringatan kepada bangsa Israel untuk bertobat dari dosanya. Peringatan itu seperti sangkakala yang dibunyikan. Jika umat mendengar dan menjadi waspada, mereka akan selamat. Sebaliknya, jika umat tidak mau mendengar, mereka akan menerima akibatnya. Beda halnya jika peringatan tidak disampaikan, Yehezkiellah yang bersalah apabila terjadi sesuatu kepada umat.

Ketika Tuhan mengutus kita untuk memperingatkan orang berdosa agar bertobat, maka kita sedang mendapatkan tugas penting. Rasa sungkan, takut, atau malu bisa datang ketika kita mau menegur orang yang berdosa. Perasaan itu perlu kita atasi dengan keyakinan bahwa yang kita sampaikan adalah benar untuk kebaikan karena berasal dari Tuhan. Dengan demikian, kita dapat menyelamatkan orang tersebut, juga diri kita. [Pdt. Novita]

REFLEKSI:
Menjadi hal penting untuk menyampaikan peringatan Tuhan kepada orang lain.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:33-40; Yeh. 33:1-6; Mat. 23:29-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...