Mengupayakan Kedamaian

Kejadian 13:1-7, 14-18

Belum ada komentar 85 Views

Lalu terjadilah pertengkaran antara para gembala Abram dan para gembala Lot… Berkatalah Abram kepada Lot, “Janganlah kiranya ada pertengkaran antara aku dan engkau,…(Kejadian 13:7-8a)

Setiap orang, setidaknya satu kali seumur hidupnya pasti pernah berkonflik dengan orang lain. Sayangnya tidak semua orang memiliki kemampuan mengelola konflik dengan baik sehingga terkadang menyebabkan pertikaian bertahun-tahun. Dalam mengelola konflik, seseorang harus merespons dengan benar, tenang, dan tetap menghormati orang lain.

Sikap demikianlah yang ditunjukkan Abraham saat ia merasakan suasana menegangkan antara gembalanya dan gembala keponakannya, Lot. Permasalahannya, negeri yang selama ini mereka diami sudah tidak cukup luas untuk mereka tinggali bersama. Kebutuhan air dan makanan tidak cukup untuk semua domba mereka. Sebagai seorang paman, Abraham bisa saja ingin lebih dihormati oleh Lot. Namun Abraham memandang relasi persaudaraan mereka lebih penting dari hartanya. Itu sebabnya, Abraham menyuruh Lot memilih lebih dulu tanah yang diingininya. Abraham memilih mengalah dan tidak mempertahankan keuntungan diri sendiri, bahkan ia ingin mengerti apa yang Lot butuhkan. Abraham mengupayakan kedamaian lebih dari segalanya.

Sahabat, sebagai anak-anak Tuhan, kita juga dipanggil untuk mengupayakan kedamaian lebih dari segalanya. Itulah yang dikatakan Kristus bahwa kita adalah terang dan garam dunia. Melalui kehidupan kita, seharusnyalah damai surgawi dirasakan oleh sesama kita. Mari, kita upayakan kedamaian sekuat tenaga kita dengan lebih memperhatikan kepentingan sesama kita! [Pdt. Em. Meitha Sartika]

REFLEKSI:
Ketika kita dengan kerelaan hati bersedia mengerti keadaan orang lain, maka persaudaraan kita akan tetap utuh.

Ayat Pendukung: Kej. 13:1-7, 14-18; Mzm. 27; Flp. 3:2-1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...