Menguji Hati

Mazmur 26

Belum ada komentar 50 Views

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. (Mzm. 26:2)

Dalam hidup dan pelayanan Yesus, kita menemukan kisah Yesus yang pergi ke gunung atau taman. Ia menyepi dan berdoa. Ia mengambil jarak kritis dengan pekerjaan rutin sehari-hari untuk instrospeksi dan evaluasi. Meskipun kita tahu bahwa Ia sempurna dalam jalan-jalannya, namun ada waktu jeda. Ia menguji diri.

Daud, sang pemazmur, dalam bacaan ini melakukan hal serupa. Ia menaruh harap akan pembenaran dari Allah terhadap dirinya. Karena itu, Ia terbuka di hadapan Tuhan dan memohon agar Allah mengujinya; menyelidiki hatinya supaya ia dapat terus terarah kepada kasih setia Tuhan. Daud rindu untuk berdiam dalam hadirat Tuhan dan terus berjalan di jalan yang rata. Ia tidak mau berada di dalam perkumpulan orang-orang yang munafik dan jahat. Allah tentu akan membenarkannya. Namun, Daud sendiri harus berani hidup benar. Karena itu, Daud perlu instrospeksi dan evaluasi. Hal itu dimulai dari kerinduan dan keterbukaan hatinya sendiri untuk menerima teguran Tuhan, kalau-kalau ada kesalahan yang perlu ia ubah.

Keberanian untuk berubah memang harus datang dari diri sendiri. Kita bisa belajar dari Daud, yang terus didorong oleh rasa rindu untuk hidup benar di mata Allah. Kita pun bisa belajar dari Yesus yang mau mengambil waktu jeda dengan Sang Bapa untuk instrospeksi dan evaluasi. Keberanian untuk menguji hati di hadapan Tuhan adalah awal perubahan. Sebelum bulan ini berganti, mari kita melakukannya! [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Menguji hati mungkin akan membuat kita merasakan sakit, tetapi keberanian menghadapinya akan membuat hidup kita lebih baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 26; Ayb. 2:11—3:26; Gal. 3:23-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...