Menguji Hati

Mazmur 26

Belum ada komentar 40 Views

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. (Mzm. 26:2)

Dalam hidup dan pelayanan Yesus, kita menemukan kisah Yesus yang pergi ke gunung atau taman. Ia menyepi dan berdoa. Ia mengambil jarak kritis dengan pekerjaan rutin sehari-hari untuk instrospeksi dan evaluasi. Meskipun kita tahu bahwa Ia sempurna dalam jalan-jalannya, namun ada waktu jeda. Ia menguji diri.

Daud, sang pemazmur, dalam bacaan ini melakukan hal serupa. Ia menaruh harap akan pembenaran dari Allah terhadap dirinya. Karena itu, Ia terbuka di hadapan Tuhan dan memohon agar Allah mengujinya; menyelidiki hatinya supaya ia dapat terus terarah kepada kasih setia Tuhan. Daud rindu untuk berdiam dalam hadirat Tuhan dan terus berjalan di jalan yang rata. Ia tidak mau berada di dalam perkumpulan orang-orang yang munafik dan jahat. Allah tentu akan membenarkannya. Namun, Daud sendiri harus berani hidup benar. Karena itu, Daud perlu instrospeksi dan evaluasi. Hal itu dimulai dari kerinduan dan keterbukaan hatinya sendiri untuk menerima teguran Tuhan, kalau-kalau ada kesalahan yang perlu ia ubah.

Keberanian untuk berubah memang harus datang dari diri sendiri. Kita bisa belajar dari Daud, yang terus didorong oleh rasa rindu untuk hidup benar di mata Allah. Kita pun bisa belajar dari Yesus yang mau mengambil waktu jeda dengan Sang Bapa untuk instrospeksi dan evaluasi. Keberanian untuk menguji hati di hadapan Tuhan adalah awal perubahan. Sebelum bulan ini berganti, mari kita melakukannya! [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Menguji hati mungkin akan membuat kita merasakan sakit, tetapi keberanian menghadapinya akan membuat hidup kita lebih baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 26; Ayb. 2:11—3:26; Gal. 3:23-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...
  • Tidak Tinggal Dalam Gelap
    Yohanes 12:44-50
    Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan....