Menguji Hati

Mazmur 26

Belum ada komentar 22 Views

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. (Mzm. 26:2)

Dalam hidup dan pelayanan Yesus, kita menemukan kisah Yesus yang pergi ke gunung atau taman. Ia menyepi dan berdoa. Ia mengambil jarak kritis dengan pekerjaan rutin sehari-hari untuk instrospeksi dan evaluasi. Meskipun kita tahu bahwa Ia sempurna dalam jalan-jalannya, namun ada waktu jeda. Ia menguji diri.

Daud, sang pemazmur, dalam bacaan ini melakukan hal serupa. Ia menaruh harap akan pembenaran dari Allah terhadap dirinya. Karena itu, Ia terbuka di hadapan Tuhan dan memohon agar Allah mengujinya; menyelidiki hatinya supaya ia dapat terus terarah kepada kasih setia Tuhan. Daud rindu untuk berdiam dalam hadirat Tuhan dan terus berjalan di jalan yang rata. Ia tidak mau berada di dalam perkumpulan orang-orang yang munafik dan jahat. Allah tentu akan membenarkannya. Namun, Daud sendiri harus berani hidup benar. Karena itu, Daud perlu instrospeksi dan evaluasi. Hal itu dimulai dari kerinduan dan keterbukaan hatinya sendiri untuk menerima teguran Tuhan, kalau-kalau ada kesalahan yang perlu ia ubah.

Keberanian untuk berubah memang harus datang dari diri sendiri. Kita bisa belajar dari Daud, yang terus didorong oleh rasa rindu untuk hidup benar di mata Allah. Kita pun bisa belajar dari Yesus yang mau mengambil waktu jeda dengan Sang Bapa untuk instrospeksi dan evaluasi. Keberanian untuk menguji hati di hadapan Tuhan adalah awal perubahan. Sebelum bulan ini berganti, mari kita melakukannya! [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Menguji hati mungkin akan membuat kita merasakan sakit, tetapi keberanian menghadapinya akan membuat hidup kita lebih baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 26; Ayb. 2:11—3:26; Gal. 3:23-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....