Komitmen Iman

Lukas 6:17-26

Belum ada komentar 106 Views

Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat. (Lukas 6:22)

Bahagia dan menderita adalah dua hal yang saling bertolak belakang. Apakah mungkin keduanya disatukan? Apakah mungkin seseorang merasa bahagia ketika sedang menderita?

Salah satu pengajaran yang disampaikan oleh Yesus berisi ucapan yang menggunakan empat kata kerja yang terasa sangat getir, yaitu: membenci, mengucilkan, mencela, dan menolak. Semua itu terjadi karena keyakinan dan ketaatan kepada Anak Manusia. Namun, justru ketika mengalami hal-hal tersebut, Yesus berkata, “Berbahagialah kamu” atau “Diberkatilah kamu”. Setidaknya, ada dua alasan yang mendasari pernyataan tersebut. Pertama, karena itu berarti orang tersebut hidup dalam kebenaran. Tentu saja, lebih baik menderita karena kebenaran daripada menderita akibat kejahatan yang dilakukan. Kedua, menderita karena iman kepada Tuhan Yesus adalah sebuah karunia, sebagaimana Paulus juga mengamininya. Kata-kata Tuhan Yesus seharusnya tidak membuat pendengarnya merasa tawar hati, melainkan justru merasa dikuatkan karena apa yang mereka alami bukanlah sebuah kesia-siaan atau kekonyolan.

Bila kita saat ini mengalami penderitaan karena iman dan ketaatan kita kepada Tuhan, janganlah gentar. Jangan biarkan iman kita menjadi kendur. Tetaplah berpegang pada komitmen iman kita, karena sesungguhnya Tuhan— yang kepada-Nya kita setia—tidak pernah mengabaikan kita. la hadir dalam penderitaan kita dan akan memberikan pertolongan serta kekuatan kepada kita. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan, berikanlah keteguhan iman kepada kami, agar tetap setia pada komitmen iman kami dalam segala kondisi. Amin.

Ayat Pendukung: Rut 3:1-13; 4:13-22; Mzm. 37:1-17; Luk. 6:17-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...
  • BUTUH TUHAN
    Matius 9:9-13, 18-26
    Yesus mendengarnya dan berkata, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit” (Matius 9:12) Di sebuah rumah sakit,...