Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah

Matius 5:1-12

Belum ada komentar 80 Views

Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)

Ada peribahasa yang mengatakan, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang- senang kemudian.” Artinya, segala jerih lelah tidak akan berbuah pahit, atau hasil tidak akan mengkhianati proses.

Sepuluh Ucapan Bahagia adalah bagian dari khotbah Yesus di bukit yang sangat terkenal. Kesepuluh Ucapan Bahagia tersebut menggambarkan kondisi yang tidak menyenangkan, atau setidaknya dinilai lemah. Sama sekali bukan gambaran ideal yang dicita-citakan oleh dunia ini. Namun, dalam ucapan kesepuluh, yang merupakan penutup dari rangkaian Ucapan Bahagia tersebut, ditegaskan dua hal. Pertama, ada upah besar bagi setiap orang yang membangun kehidupan dalam semangat Kerajaan Allah. Kedua, perikehidupan semacam itu adalah perikehidupan para nabi yang mengabdikan hidupnya bagi Allah. Itu adalah kehidupan yang suci.

Hal itu juga merupakan panggilan suci dari Yesus bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Kita semua dipanggil untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah. Tentu, hal ini tidak mudah. Tetapi, bila kita bersedia berjuang, maka berbahagialah kita, karena kita beroleh berkat dari Tuhan, yaitu mendapat kesempatan untuk membangun kehidupan yang suci. Kita berjalan dalam perarakan para nabi Tuhan yang mengabdikan hidupnya untuk mewujudkan kehendak-Nya. Segala jerih lelah yang dilakukan untuk Tuhan tidak akan pernah sia-sia. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Tuhan, ajar kami untuk terus membangun kehidupan yang menghadirkan tanda-tanda Kerajaan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mi. 6:1-8; Mzm. 15; 1 Kor. 1:18-31; Mat. 5:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...