Mengubah Diri

1 Tesalonika 4:1-18

Belum ada komentar 102 Views

Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus. (1Tes. 4:7)

Sastrawan Leo Tolstoy mengatakan, “Everybody thinks of changing humanity and nobody thinks of changing himself—setiap orang berpikir tentang mengubah kemanusiaan dan tidak seorang pun berpikir tentang mengubah dirinya sendiri.” Kita tentu menginginkan kehidupan dunia yang lebih baik. Namun, apakah yang kita lakukan untuk mewujudkannya? Kita mungkin sering mendeskripsikan apa yang seharusnya dilakukan oleh orang lain di sekitar kita. Namun, kita segera kecewa karena mereka ternyata gagal dan kehidupan pun tidak berubah menjadi lebih baik. Kita lupa bahwa perubahan itu dimulai dari diri kita sendiri sebagaimana yang dikatakan Tolstoy.

Penulis Tesalonika mengingatkan jemaat bahwa Kristus telah membebaskan mereka dari segala perbudakan dan memberikan hidup yang baru. Hidup yang baru adalah hidup yang menyenangkan Allah. Untuk itu, jemaat diminta memiliki karakter seperti yang diteladankan oleh Kristus sendiri. Hidup dengan nilai-nilai etis yang baru. Tuntutan itu bukan sekadar peraturan yang bersifat eksternal, yang terpaksa mereka jalani, melainkan bagian dari kehidupan baru diri mereka sendiri. Hal ini dimungkinkan karena Roh Kudus berdiam dalam diri setiap orang yang percaya kepada Kristus.

Roh Kudus memampukan kita untuk mengubah diri kita menjadi seperti Kristus. Ketika diri kita sendiri telah mengalami pembaruan dan perubahan, barulah kita layak mengusahakan perubahan lingkungan di sekitar kita. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Jangan berpikir untuk mengubah dunia sebelum kita mengubah diri kita terlebih dahulu.

Ayat Pendukung: Mazmur 80:2-8, 18-20; Za. 14:1-9; 1Tes. 4:1-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...