Mengubah Diri

1 Tesalonika 4:1-18

Belum ada komentar 84 Views

Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus. (1Tes. 4:7)

Sastrawan Leo Tolstoy mengatakan, “Everybody thinks of changing humanity and nobody thinks of changing himself—setiap orang berpikir tentang mengubah kemanusiaan dan tidak seorang pun berpikir tentang mengubah dirinya sendiri.” Kita tentu menginginkan kehidupan dunia yang lebih baik. Namun, apakah yang kita lakukan untuk mewujudkannya? Kita mungkin sering mendeskripsikan apa yang seharusnya dilakukan oleh orang lain di sekitar kita. Namun, kita segera kecewa karena mereka ternyata gagal dan kehidupan pun tidak berubah menjadi lebih baik. Kita lupa bahwa perubahan itu dimulai dari diri kita sendiri sebagaimana yang dikatakan Tolstoy.

Penulis Tesalonika mengingatkan jemaat bahwa Kristus telah membebaskan mereka dari segala perbudakan dan memberikan hidup yang baru. Hidup yang baru adalah hidup yang menyenangkan Allah. Untuk itu, jemaat diminta memiliki karakter seperti yang diteladankan oleh Kristus sendiri. Hidup dengan nilai-nilai etis yang baru. Tuntutan itu bukan sekadar peraturan yang bersifat eksternal, yang terpaksa mereka jalani, melainkan bagian dari kehidupan baru diri mereka sendiri. Hal ini dimungkinkan karena Roh Kudus berdiam dalam diri setiap orang yang percaya kepada Kristus.

Roh Kudus memampukan kita untuk mengubah diri kita menjadi seperti Kristus. Ketika diri kita sendiri telah mengalami pembaruan dan perubahan, barulah kita layak mengusahakan perubahan lingkungan di sekitar kita. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Jangan berpikir untuk mengubah dunia sebelum kita mengubah diri kita terlebih dahulu.

Ayat Pendukung: Mazmur 80:2-8, 18-20; Za. 14:1-9; 1Tes. 4:1-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Pilih Kasih
    Kejadian 16:1-14
    Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: “Engkaulah El-Roi.” Sebab katanya: “Bukankah di sini kulihat...
  • Orang Kepercayaan
    1 Timotius 1:12-20
    Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan...
  • INTEGRITAS
    Kisah Para Rasul 5:1-11
    “Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.” (Kis. 5:4) Istilah “integritas” berasal...
  • Hati Yang Bulat
    Mazmur 86
    Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. (Mzm. 86:11) Salah...
  • Mari dan Lihatlah!
    Yohanes 1:43-51
    Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (Yoh. 1:46) Ada seorang ibu yang bekerja sebagai kuli...