Mengingat Pesan Penting

Yohanes 13:31-35

Belum ada komentar 268 Views

“Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yoh. 13:34)

Seandainya hari ini adalah hari terakhir kehidupan Anda dan Anda diberi kesempatan untuk berpamitan dengan orang- orang yang sangat Anda kasihi. Siapakah yang akan Anda temui? Apa yang akan Anda katakan kepada mereka?

Perintah baru yang diungkapkan Yesus sebelum hari penyaliban-Nya termasuk bagian dari pesan-pesan terakhir yang disampaikan Yesus kepada para murid. Artinya, pesan ini penting. Dapat dikatakan bahwa ini adalah pesan paling berharga yang Yesus inginkan murid-murid-Nya dengar sebelum Ia meninggalkan mereka. Perintah baru itu adalah agar para murid saling mengasihi. Dengan saling mengasihi, semua orang akan tahu bahwa mereka adalah murid-murid- Nya. Setelah Kristus disalibkan, hal itulah yang akan membuat mereka dan semua orang mengingat-Nya.

Seperti yang terjadi pada para murid dulu, yang membuat orang tahu bahwa kita adalah pengikut Kristus bukanlah benda- benda atau logo tertentu yang menjadi penanda, melainkan ketaatan kita pada perintah baru yang diberikan Kristus. Kristus dapat dikenal dan dirasakan kehadirannya apabila kita, para murid-Nya, saling mengasihi. Sebab, selama hidup-Nya, Ia mengajarkan dan melakukan kasih. Sampai hari ini, kita perlu mengingat pesan penting yang disampaikan Kristus kepada murid-murid-Nya bahwa setiap kali kita menunjukkan kasih kepada sesama kita, kita sedang memperlihatkan Kristus kepada dunia. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Pesan penting yang Kristus sampaikan kepada para murid-Nya adalah agar mereka saling mengasihi.

Ayat Pendukung: Kis. 11:1-18; Mzm. 148; Why. 21:1-6; Yoh. 13:31-35
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...